Brebes, BeritaTKP.com – Seorang perempuan di Brebes, Jawa Tengah nekat ingin mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakan diri ke kereta api. Namun aksi itu berhasil digagalkan dan diketahui motif dari aksi nekat perempuan tersebut.
Perempuan tersebut mengaku frustasi disekap dan di rudapaksa oleh sahabat suaminya sendiri.
Setelah kejadian miris itu, warga yang diketahui berasal dari Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes itu melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta.
Kapolsek Wanasari AKP Mulyono mengatakan wanita itu diduga depresi, sehingga mencoba tabrakan diri ke kereta. Peristiwa percobaan bunuh diri yang menggemparkan warga ini terjadi pada Senin 11 April malam.
Wanita yang coba tabrakan diri ke kereta berhasil diselamatkan oleh suaminya dan dibantu warga oleh warga sekitar.
Berdasarkan keterangan sang suami, sebelum kejadian istrinya pergi meninggalkan rumah selama tiga hari. Pada Senin sore, dia pulang ke rumah dengan kondisi sedikit berbeda.
Saat ditanya, sang istri mengaku telah disekap oleh suamia temannya sendiri. Bahkan dia sampai dirudapaksa. AKP Mulyono mengatakan, percobaan bunuh diri dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB.
Awalnya, korban bersama sang suami sedang mencari rumah seorang perempuan yang beralamat di Desa Pebatan Kecamatan Wanasari.
Tiba-tiba sang istri nekat melakukan upaya percobaan bunuh diri dengan cara tabrakkan diri ke kereta.
Aksi itu langsung dicegat oleh sang suami. Ia berhasil menyelamatkan nyawa istrinya.
Kepada wartawan, ia mengatakan istrinya diduga mengalami depresi karena telah disekap dan menjadi korban rudapaksa oleh suami temannya selama tiga hari.
“Beruntung aksinya tersebut bisa digagalkan oleh sang suami beserta warga yang berada di lokasi kejadian,” ungkap AKP Mulyono.
Sedangkan terkait pengakuan korban yang mengaku menjadi korban pemerkosaan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan.
“Kami akan mencoba untuk menelusuri kebenaran terkait latar belakang peristiwa tersebut,” tambah AKP Mulyono.
A, inisial suami korban mengungkapkan saat pulang ke rumahnya, istrinya menceritakan kejadian yang menimpanya.
Menurut A, sang istri mengaku disekap dan digencot oleh suami dari temannya.
Dijelaskan juga kejadian yang menimpa istrinya itu berawal pada tiga hari lalu. Saat itu, istrinya bermain ke rumah temannya.
Namun temannya tidak berada di rumahnya dan yang dijumpai hanya suami temannya.
“Istri saya mengaku telah disekap dan diduga diperkosa suami temannya, yang membuat istri saya shock dan depresi karena diancam akan dibunuh dengan samurai,” tutup A. (RED)






