
Jember, BeritaTKP.com – Nasib nahas menimpa Mujammad Kuryazi dan Miftahul Suruz. Kedua pemuda di Jember tersebut jadi korban pengeroyokan puluhan orang tak dikenal (OTK) hingga luka-luka. Keduanya dikeroyok saat tengah asyik nongkrong di pinggir Jalan Raya Kecamatan Sukowono.
Polisi yang menerima laporan warga terkait adanya tindak pengeroyokan tersebut kemudian mendatangi lokasi. Sadar ada polisi, pengeroyok kemudian kabur. Sementara dua pemuda yang dikeroyok langsung dievakuasi polisi ke tempat aman.
Atas kejadian ini, pemuda tersebut kedua korban mengalami luka di bagian kepala, tangan dan punggung karena dipukul menggunakan batu.
Salah seorang korban, Mohamad Kuryazi, mengaku kaget atas pengeroyokan tersebut. Pasalnya dia bersama temannya tidak melakukan apa-apa dan hanya nongkrong. “Awalnya saya didatangi sekelompok orang berjumlah 11 orang. Setelah itu, datang lagi sekitar 30 orang. Mereka ini yang mengeroyok kami,” katanya, dilansir dari inewsjatim.
Sementara itu kakak korban Iqbal mengaku tidak terima atas aksi sekelompok pemuda tersebut. Karena itu dia meminta polisi mencari keberadaan pelaku dan memberi sanksi hukum. “Adik saya tidak salah apa-apa. Tahu-tahu dia dikeroyok sampai luka. Ada di kepala lengan dan punggung,” katanya. (Din/RED)





