MOJOKERTO, BeritaTKP.com – Semangat persaudaraan dan kebersamaan ditunjukkan oleh dua mantan calon Kepala Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, yakni Bayan Kirman (nomor urut 2) dan Bagus Ardiansyah (nomor urut 3). Keduanya terlihat menjalin silaturahmi di Great Coffee Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu (30/5/2026).
Meski pernah bersaing dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pabean, pertemuan tersebut menunjukkan bahwa perbedaan pilihan politik tidak menghalangi terjalinnya hubungan baik dan persaudaraan.
Dalam suasana santai sambil menikmati kopi, keduanya berbincang mengenai berbagai hal, termasuk pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat pasca-Pilkades. Pertemuan itu juga menjadi simbol bahwa demokrasi yang sehat harus diiringi dengan sikap saling menghormati dan menerima hasil pemilihan secara dewasa.
Bayan Kirman menyampaikan bahwa Pilkades telah usai dan seluruh masyarakat perlu kembali bersatu untuk mendukung kemajuan desa.
“Pilkades telah selesai, namun persaudaraan tidak boleh berakhir. Perbedaan pilihan saat pemilihan adalah bagian dari demokrasi yang harus dihormati. Hari ini saya bersilaturahmi dengan sahabat saya, Bagus Ardiansyah, sebagai bentuk bahwa kebersamaan dan kekompakan masyarakat Desa Pabean jauh lebih penting daripada persaingan politik,” ujarnya.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga hubungan baik, saling menghargai, dan bersama-sama mendukung pembangunan desa. Mari kita tinggalkan perbedaan yang pernah ada dan melangkah bersama demi kemajuan Desa Pabean yang kita cintai,” tambahnya.
Senada dengan itu, Bagus Ardiansyah menegaskan bahwa Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi dengan bijaksana. Menurutnya, setelah pemilihan usai, seluruh elemen masyarakat harus kembali bersatu tanpa melihat perbedaan pilihan yang pernah ada.
“Kontestasi Pilkades adalah ajang untuk menyampaikan gagasan dan pengabdian kepada masyarakat. Ketika proses itu selesai, yang harus dikedepankan adalah persaudaraan dan kebersamaan. Saya dan Pak Bayan membuktikan bahwa perbedaan saat Pilkades tidak menghalangi kami untuk tetap menjalin silaturahmi,” kata Bagus Ardiansyah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Desa Pabean untuk menjaga suasana yang kondusif dan mendukung pemerintahan desa demi kemajuan bersama.
“Mari kita fokus membangun Desa Pabean sesuai peran dan kemampuan masing-masing. Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam demokrasi, tetapi persatuan masyarakat adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tuturnya.
Silaturahmi antara Bayan Kirman dan Bagus Ardiansyah mendapat apresiasi karena memberikan contoh positif kepada masyarakat. Keduanya menunjukkan bahwa rivalitas dalam Pilkades tidak harus berlanjut menjadi perpecahan, melainkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan bersama-sama membangun desa.
Pertemuan yang berlangsung di kawasan wisata Trawas tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Pabean untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa kekeluargaan, dan mengedepankan kepentingan bersama demi kemajuan desa di masa mendatang.(Imam/edy)





