PEKALONGAN, BeritaTKP.com – Seorang pria bernama Mohammad Gunawan (33) warga Gang 1 No 5, Kelurahan Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, nekat menceburkan diri ke sungai Slamaran.

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sudah dalam keadaan meninggal dunia, pada Minggu (8/1/2023).

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian pada Sabtu (7/1) sekira pukul 17.00 WIB Gunawan mengayuh sepeda mini berwarna kuning melintas di jembatan Sungai Slamaran Pekalongan Utara Kota Pekalongan. Rino Sukarno (30), saksi melihat korban duduk di jembatan.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Slamaran. (Dok Basarnas)

“Kemudian saksi turun ke bawah untuk memancing kemudian korban menghampiri saksi dan mengatakan “Om aku ojo ditulungi”, tidak lama Gunawan naik ke jembatan Slamaran loncat menceburkan diri ke sungai,” kata Heru, Minggu (8/1/2023).

“Warga sekitar berusaha menolong dengan alat seadanya namun tidak tertolong. Diketahui korban mempunyai riwayat sakit depresi diduga korban sengaja menceburkan diri untuk mengakhiri hidupnya,” katanya.

Dengan informasi tersebut, Koordinator Basarnas Unit Siaga Pemalang Susanto menyusun rencana pencarian tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 Searcah Rescue Unit (SRU).

SRU I  penyisiran dengan metode susur sungai dari tempat kejadian ke arah muara, SRU II penyisiran dengan perahu karet di sebelah barat muara kurang lebih 1 KM, SRU III  penyisiran dengan perahu karet di sebelah timur muara  sejauh 500 meter.

“Upaya pencarian tim SAR gabungan membuahkan hasil pukul 10.15 WIB korban ditemukan ke arah utara jarak dari bibir pantai sejauh 1 kilometer dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Bendan Kota Pekalongan,” ujar Heru.

“Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ditutup tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing-masing,” ujarnya.(RED)