Foto: tangkapan layar akun Instagram/@infoponorogo.

Ponorogo, BeritaTKP.com – Sebuah jembatan darurat yang menghubungkan dua desa di Kabupaten Ponorogo, dikabarkan ambrol. Fakta ini terungkap setelah sebuah video yang menampakkan kondisi ambrolnya jembatan bambu tersebut viral di media sosial.

Kepala Desa Kunti, Kartono mengungkap, jembatan bambu tersebut diketahui ambrol pada hari Sabtu (22/7/2023) lalu. “Kejadian robohnya pada Sabtu (22/7/2024) pagi. Tidak ada korban jiwa walaupun puluhan siswa terjatuh ke dasar sungai,” ujar Kepala Desa Kunti, Kartono, Minggu (23/7/2023) sore.

Kartono mengaku bahwa siswa yang melintasi jembatan tersebut merupakan siswa SMPN 1 Bungkal. Guru SMPN 1 Bungkal mengajak sejumlah siswanya untuk melakukan kegiatan di luar sekolah pada Sabtu (22/07/2023) pagi ke Desa Ketonggo.

Namun, anak-anak itu tidak sekedar lewat, tetapi juga bermain di atas jembatan. “Seperti njot-njotan (lompat-lompat). Banyak orangnya puluhan,” kata Kartono.

Pernyataan serupa juga dilontarkan oleh salah satu akun instagram yang mengomentari postingan video ambrolnya jembatan tersebut. Video berdurasi 8 detik itu diunggah oleh akun Instagram @infoponorogo.

“Iku mau cah smp jalan2, la jenengan cah2 lanang kan usil… Teko tengah tengah ndadak njot-njotan… Yo ambruk deh… Wes sesek alternatif, amen ilang wae diterjang banjir… Terakhir bareng karo banjir bandang kunti bancar kapan kae… Nunggu anggran wes bertaun2 durung cair.” Komen akun massaf***.

Masih dengan Kartono, karena dibuat lompat-lompat, jembatan sepanjang 20 meter dan lebar 1,25 meter itu patah. Hingga membuat anak-anak terjatuh ke dasar sungai. “Warga dan guru yang ikut mendampingi siswa juga langsung memberikan pertolongan kepada siswa yang terjatuh ke bawah,” bebernya.

Karna jembatan roboh dan tak bisa dilalui, warga dari Desa Kunti maupun Desa Ketonggo harus berputar. “Ganti dua kali, ini tadi malah dibuat mainan ya akhirnya rusak roboh. Kalau jalan alternatif ada. Cuma ya harus memutari jalan gitu aja,” pungkasnya. (Din/RED)