MOJOKERTO, BeritaTKP.com – Sesosok gadis yang ditemukan warga mengapung di Sungai Brantas Mojokerto kini tengah dirawat meski sempat tak sadarkan diri.

Gadis itu langsung dilarikan ke Puskesmas Prambon, Sidoarjo, untuk kemudian dirujuk ke RS Al Islam Yapalis, Sidoarjo untuk menjalani masa pemulihan.

Gadis itu akhirnya diketahui bernama Elsa Safira ,21, warga asal Krian, Sidoarjo. Ibu Elsa juga hadir saat gadis tersebut dirawat di rumah sakit.

“Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban masih belum sadar dan belum bisa dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Andaru mengatakan pihaknya belum bisa mengatakan mengapa Elsa bisa tercebur sampai hanyut di Sungai Brantas. Tapi berdasarkan keterangan dari ibu korban, Eni Murgiati, Elsa mengalami depresi karena gagal menikah tahun 2020 yang lalu.

Gadis cantik ini sempat dikirim orang tuanya untuk menjalani pendidikan disebuah  pondok pesantren di Jombang karena saat itu ia kerap marah-marah karena hal tersebut.

“Bulan Juni 2021 korban pulang dari pondok sampai dengan sekarang 2021. Kemarin sore pukul sekitar 15.00 wib, korban pamit ke ibunya pergi ke rumah temannya,” ungkap Andaru.

Elsa sendiri ditemukan warga mengapung di Sungai Brantas Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Mojokerto sekitar pukul 10.00 wib. Gadis cantik ini masih memakai jaket hijau, serta celana dan kaus hitam. Ia mengapung di sungai dengan posisi wajah menghadap ke atas di permukaan air. (RED)