Kediri, BeritaTKP – Pada Minggu (8/5) sore Pasar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang biasa dipanggil mas dhito mengunjungi lokasi kebakaran pasar ngadiluwih.

Begitu tiba di lokasi langsung mengecek titik-titik lokasi yang ludes terbakar.

Mas dhito menargetkan 2 minggu untuk relokasi bangunan pasar yang terbakar untuk segera memulihkan aktivitas pedagang yang lokasinya berada persis di belakang Pasar Ngadiluwih “Ada bekas RPU (Rumah Pemotongan Unggas), kami targetkan maksimal 2 minggu sudah bisa dipindahkan.”

Mas Dhito menyampaikan, Pasar Ngadiluwih telah masuk dalam rencana revitalisasi yang sedianya akan dilakukan 2 tahun mendatang. Namun, adanya insiden kebakaran itu, Mas Dhito berjanji akan mempercepat revitalisasi pasar tersebut dan ditargetkan akan mulai tereksekusi tahun depan.

Revitalisasi pasar tersebut, lanjut Mas Dhito, tidak hanya dilakukan untuk kios-kios pedagang yang terdampak kebakaran. Namun, keseluruhan pedagang yang ada akan menerima manfaat dari revitalisasi pasar yang dicanangkannya itu “Tidak hanya pedagang yang terkena musibah kebakaran tapi revitalisasi pasar tersebut untuk seluruh pedagang.”

Untuk diketahui Pasar Ngadiluwih total pedagang yg menempati kios ada 750 dan ada 100 pedagang yang lapaknya terbakar dan Pemerintah Kabupaten Kediri tidak akan diam akan memberikan bantuan sosial melalui Dinas Perdagangan maupun Dinas Sosial “Bantuan sosial untuk pedagang terdampak akan diberikan baik dari Dinas Perdagangan maupun Dinas Sosial,” tutur Mas Dhito.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Tutik Purwaningsih yang mendampingi Mas Dhito saat melakukan pengecekan lokasi menambahkan, mayoritas pedagang yang terdampak kebakaran tersebut terdiri dari pedagang pracangan, plastik, buah serta pakan ternak.

Pihaknya menyebutkan selain relokasi, Pemerintah Kabupaten akan melakukan penataan kepada pedagang yang tidak terdampak agar dapat berjualan seperti biasa serta tidak terganggu dengan proses evakuasi kebakaran itu “Kita akan berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan sterilisasi tempat kebakaran ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa Pada Minggu (08/05/2022) sore Pasar Tradisional Ngadiluwih, di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur terbakar 35 kios hangus dilalap si jago merah sekitar pukul 15.40 WIB, 9 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadankan api.(Dlg)