Bogor, BeritaTKP.com – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang anak laki-laki berusia 9 tahun di Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban ditemukan meninggal dunia dan diduga tewas akibat digigit anjing pemburu babi.

Jaro Ade mengatakan, peristiwa tersebut menjadi duka bersama, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas tragedi yang memilukan itu.

“Duka ini adalah duka kita bersama. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujar Jaro Ade, Senin, 8 Juni 2026.

Terkait langkah selanjutnya, Jaro Ade menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga korban dan aparat penegak hukum. Menurutnya, keluarga korban memiliki hak penuh untuk menentukan apakah perkara ini akan ditempuh melalui musyawarah atau proses hukum.

“Terkait musyawarah maupun proses hukum, kami menyerahkan sepenuhnya kepada keluarga korban. Mereka yang paling berhak menentukan langkah yang akan ditempuh,” jelasnya.

Meski demikian, Jaro Ade menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut hilangnya nyawa seorang anak. Karena itu, menurutnya, ruang musyawarah tetap dapat dilakukan, tetapi penegakan hukum juga harus tetap berjalan apabila diperlukan.

“Ini menyangkut hilangnya nyawa seorang anak yang menjadi kesayangan kedua orang tuanya. Karena itu harus ada ruang untuk musyawarah, tetapi juga ruang bagi penegakan hukum,” tambahnya.

Jaro Ade meminta aparat kepolisian menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan menyeluruh. Ia berharap seluruh fakta dapat terungkap sehingga keluarga korban mendapatkan keadilan.

“Saya meminta pihak berwajib untuk mengusut tuntas peristiwa ini. Berikan keadilan kepada korban dan keluarganya. Jangan sampai ada pihak yang menghindari tanggung jawab atas kejadian yang sangat memilukan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, sebuah video penemuan jenazah anak laki-laki berusia 9 tahun di Jasinga, Bogor, viral di media sosial. Korban disebut meninggal dunia setelah diduga digigit anjing pemburu babi.

Kapolsek Jasinga, Iptu Agus Hidayat, membenarkan adanya penemuan jenazah anak tersebut. Ia menyebut lokasi penemuan berada di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga.

“Betul, ada ditemukan mayat. Lokasi penemuannya di Desa Sipak, Jasinga. Korban usia 9 tahun, informasi dari keluarga usianya 9 tahun. Korban atas nama MAS,” kata Iptu Agus saat dikonfirmasi wartawan, Minggu, 7 Juni 2026.

Berdasarkan informasi awal dari warga, korban disebut sedang memancing sebelum akhirnya diduga digigit anjing pemburu babi. Namun, polisi masih mendalami keterangan tersebut karena informasi itu masih bersifat dugaan awal.

“Informasi awal dari warga, korban lagi mancing, digigit anjing pemburu babi. Ini kan baru informasi awalnya, baru diduga. Setelah anggota cek ke lokasi, memang betul ada mayat anak kecil,” tambah Agus.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap proses penyelidikan dapat berjalan secara terbuka dan adil, sehingga penyebab pasti kematian korban serta pihak yang harus bertanggung jawab dapat diketahui dengan jelas.(æ/red)