PONOROGO, BeritaTKP – Keceriaan empat bocah yang tengah bermain petak umpet di Kabupaten Ponorogo berakhir tragis. Seorang anak berinisial ER (9) meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan tembok bangunan kamar mandi yang sudah lama tidak digunakan.
Peristiwa tersebut terjadi ketika ER bersama tiga temannya bermain petak umpet. Saat mencari lokasi untuk bersembunyi, korban berada di sekitar bangunan kamar mandi yang kondisinya sudah rusak dan lapuk.
Kanit Reskrim Polsek Bungkal Aipda Hermansyah membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya anak yang tertimpa runtuhan tembok. Tembok tersebut kondisinya sudah usang dan rusak.”
Bermain Petak Umpet Berujung Musibah
Awalnya, ER dan tiga temannya bermain seperti biasa. Korban kemudian memilih area di sekitar bangunan kamar mandi yang sudah tidak digunakan sebagai tempat bersembunyi.
Tanpa diduga, bagian tembok bangunan tersebut roboh dan menimpa korban.
Warga bersama keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan evakuasi dan membawa ER ke Puskesmas Bungkal untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Bangunan Sudah Lama Tidak Digunakan
Polisi menyebut bangunan kamar mandi tersebut dalam kondisi sudah tua, rusak, dan lama tidak digunakan.
Kondisi bangunan yang tidak terawat diduga menjadi salah satu faktor yang membuat tembok tersebut roboh. Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi bangunan yang sudah lama kosong atau tidak terpakai, terutama jika berada di sekitar area yang sering menjadi tempat anak-anak bermain.
ER kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke Puskesmas Bungkal.(æ/red)





