Bekasi, BeritaTKP.com – Aksi pencurian maling di warung kelontong berhasil terekam CCTV. Aksi tersebut terjadi di Kampung Rawajulang, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi.

Akibat peristiwa ini, Oom Komalasari sang pemilik warung mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Oom menduga warung kelontong miliknya dibobol maling pada Minggu (23/1) dini hari. Namun ia baru menyadari kejadian itu pada Senin (24/1) pagi.

“Kejadiannya itu Minggu subuh. Terus kan saya enggak buka warung seharian. Baru tahu pas Senin pagi, pas saya mau buka warung, besokannya,” katanya, Kamis (27/1).

Oom seolah tak percaya warungnya dibobol maling meski ia melihat barang dagangannya berantakan dan berantakan di lantai. Ia kemudian membuka rekaman CCTV untuk membuktikan langsung.

“Sudah berantakan pas saya masuk ke dalam warung. Saya lihat rekaman CCTV ternyata memang kemalingan pas Minggu subuh,” katanya.

Dari hasil rekaman kamera pengawas itu, lanjut Oom, pelaku diperkirakan berjumlah empat orang menggunakan mobil jenis minibus. Tiga pelaku membobol gembok pagar rumah dan masuk ke dalam warung melalui pintu samping.

“Saya pasang CCTV empat, satu di luar, tiga di dalam jadi kelihatan semuanya, mulai dari mereka datang, sampai masuk warung, terus kabur, ada empat orang pelakunya itu. Bobol gembok pagar, dirusak. Yang masuk dua orang, satunya jagain di depan rolling door, satunya lagi di dalam mobil,” katanya.

Dua orang pelaku terlihat mengambil rokok dari etalase dan memasukkannya ke dalam karung. Dari rekaman CCTV juga terlihat pelaku membawa tas berisi uang hasil berjualan.

“Rokok sekarung sama duit yang dibawa. Ruginya sampai Rp 20 juta. Untung kotak amal enggak ikut dibawa, padahal isinya ada sekitar Rp 6 juta,” kata Oom. (RED)