Gresik, BeritaTKP.com – Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus dua pelaku yang membobol sebuah konter handphone milik PT Harapan Celluler Makmur (HACOM) di Simpang 3 Tenger, Kecamatan Manyar. Kedua tersangka ditangkap di wilayah Bogor, Jawa Barat. Mereka juga merupakan sindikat antar kota dan provinsi (AKAP).

Kasat Reskrim Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan bahwa pelaku adalah Heriyanto warga asal Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor dan Randi Bahtiar, pria asal Kabupaten Tegal yang ngekost di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

“Tersangka sudah diamankan di wilayah Bogor. Ternyata ini bukan aksi yang pertama kali, melainkan sudah berkali–kali dilakukan di daerah lain,” pungkasnya, Selasa (16/11/2021).

Mereka melancarkan aksi untuk menggasak 199 ponsel baru dan sejumlah aksesoris pada Kamis (23/9/2021) dini hari. Aksi mereka terekam CCTV. Bahkan polisi terlebih dahulu telah mengantongi sidik jari pelaku.

Setelah dilakukan penyelidikan sekitar satu bulan, keberadaan tersangka akhirnya berhasil diketahui. Anggota Satreskrim Polres Gresik bergerak cepat meringkus Heriyanto dan Randi Bahtiar. Keduanya tak berkutik saat diamankan dan langsung dibawa ke Mapolres Gresik.

“Dari ratusan barang yang dicuri, saat penangkapan didapati hanya tersisa sebagian kecil. Setelah melancarkan aksinya, barang–barang curian itu langsung disebar. Mereka ini memang pemain,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya sedang berupaya menyelidiki keberadaan penadah. Dari aksinya di konter HP HACOM saja, para tersangka itu berhasil menggondol ratusan barang elektronik senilai Rp 600 juta.

“Heriyanto dan Randi Bahtiar sudah ditahan. Keduanya dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal selama tujuh tahun penjara,” terang Wahyu.

Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen perincian stok barang konter PT HACOM, kemeja warna biru, topi warna hitam, mobil Toyota Avanza dengan nopol F 1211 PZ, buku rekening, tiga smartphone, dua linggis, karung, obeng, gunting, serta tiga buah smartwatch.

(k/red)