Mojokerto, BeritaTKP.com – Bendera merah putih sepanjang 500 meter dikibarkan di puncak Gunung Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/8/2023) kemarin. Pengibaran bendera tersebut dilakukan dengan untuk merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bersama dengan dikibarkan sang saka merah putih, ribuan pendaki dari berbagai daerah di Jawa Timur turut mengikuti upacara bendera di gunung yang berada di ketinggian 1.653 mdpl (meter diatas permukaan laut) tersebut. Mereka datang sejak hari Rabu (16/8/2023) supaya bisa mengikuti upacara bendera tepat waktu di gunung dengan nama kuno Gunung Pawitra tersebut.

Bendera sepanjang 500 meter tersebut dikibarkan dengan membentuk melingkar di puncak gunung. Tak lupa bendera dengan membentuk angka 78 turut dibentangkan para peserta upacara bendera.

Ketua Umum Team Stress Adventure, Anang Budi Prasetyo, mengucapkan rasa syukur untuk rasa antusias para pendaki yang merayakan hari kemerdekaan. “Alhamdulilah acara kita setiap tahun untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan lancar dan sukses. Alhamdulilah antusias di Puncak Penanggungan masih diminati para pemuda-pemudi hampir se-Jawa Timur,” ungkapnya.

Meski diakui jumlah peserta dalam upacara pembentangan bendera merah putih dalam rangka peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2023 berkurang dari tahun sebelumnya, namun panjang bendera merah putih lebih panjang. Dari 400 meter di tahun 2022 lalu menjadi 500 meter di tahun 2023 ini.

“Kalau saya melihat di peringatan ke 78 ini, jumlah peserta lebih banyak dari tahun 2022 kemarin. Karena sekarang banyak yang mengadakan upacara bendera di bukit, di wisata, di pabrik jadi di sini (upacara di Puncak Penanggungan) ramai pendaki di peringatan ke 77 tahun kemarin,” ujarnya.

Anang mengatakan, bahwa upacara yang digelar di Puncak Penanggungan ini merupakan yang ke-8 kalinya. Untuk yang pertama kali, kita memang sebelumnya dilakukan sosialisasi ke teman-temen untuk upacara secara khitmad. “Persiapan kami tidak begitu banyak karena kami sudah biasa (melakukan pendakian), jadi kami tinggal mengkoordinir para petugas,” katanya.

Supaya upacara bendera bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan, pihak Anang menerjunkan sejumlah petugas dengan masing-masing bagian untuk membantu pembentangan 500 meter bendera merah putih di Puncak Penanggungan.

Ada empat jalur menuju Puncak Penangungan, tiga jalur berada di Kecamatan Trawas dan satu jalur di Kecamatan Ngoro. Yaitu jalur Desa Tamiajeng, Kedungudi dan Jolotundo di Desa Seloliman. Sedangkan satu jalur pendakian terletak di Dusun Telogo, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro. (Din/RED)