Sumenep, BeritaTKP.Com – Akibat puting beliung yang menerjang dua desa di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tiga orang luka-luka dan belasan rumah rusak parah.

Rumah warga Sumenep diterjang puting beliung

Angin puting beliung ini sendiri sempat viral di media sosial. Video terjangan puting beliung di Desa Karanganyar dan Pinggir Papas tersebut nampak mencekam.

Dijelaskan Kasubag Humas Polres Sumenep Akp Widiarti, tiga warga yang mengalami luka akibat musibah itu adalah Listiyani ,40, warga Desa Pinggirpapas, mengalami luka pada dahi kepala.

Kemudian Aira ,11, juga warga Desa Pinggirpapas, mengalami luka di punggung. Selain itu, Iyan Muryanto ,36, warga Desa Karanganyar, mengalami luka memar dibagian kepala.

“Dalam musibah angin puting beliung itu, selain bangunan rusak dan tiang listrik roboh, juga ada tiga warga yang mengalami luka ringan,” ungkap AKP Widiarti.

Angin puting beliung tersebut terjadi ketika mendung tebal, sesaat sebelum hujan deras mengguyur Sumenep. Dalam musibah alam tersebut, tidak hanya rumah warga rusak, namun juga masjid, kemudian atap gudang milik PT Garam.

“Di Desa Karanganyar ada 12 lokasi yang terkena angin puting beliung. Sedangkan di Desa Pinggirpapas ada 8 lokasi,” ungkap Widiarti.

Dari 12 lokasi yang tersapu angin puting beliung di Desa Karanganyar, 10 diantaranya merupakan rumah warga, kemudian Masjid Hairul Jannah di Dusun Gedung, atap gudang milik PT Garam (Persero), dan 2 tiang yang berada di pinggir jalan Desa Karanganyar roboh.

Sedangkan 8 lokasi yang diterjang angin puting beliung di Desa Pinggirpapas, seluruhnya merupakan rumah warga di Dusun Ageng.

“Akibat robohnya tiang listrik itu, sekarang ini aliran listrik di lokasi tersebut padam. Untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp 220 juta,” ungkap Widiarti. SH/Red