Sidoarjo, BeritaTKP.com – Sebuah video berdurasi 30 detik yang berisikan puluhan pemuda pembawa turun ke jalanan sambil mengacungkan senjata tajam di sejumlah aplikasi media sosial. Video tersebut diduga diambil di perempatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.
Salah satu warganet yang mengomentari postingan tersebut menyampaikan bahwa tempat video yang menunjukkan gerombolan pemuda mengacungkan sajam itu dekat dengan Polsek dan Koramil. “Padahal ya polsek dan koramil nya gak seberapa jauh dari perempatan wonoayu,” tulis komentar akun Yuki Saputra.

Sementara itu, komentator lainnya yakni Ade Ade merasa kasihan kepada orang tua gerombolan pemuda yang ada di dalam video tersebut. “Yallah jek Enom masa depanmu jek dowo mbok Yo di Toto uripe di gawe kegiatan seng berfaedah malah kek ngunu yallahh sakno wong tuomu ndek omah nyekolahno Soro Soro di ewanggi kerja keras cek lulus sekollah malah lulus kek ngunu, wong tuone wes eroh onok Sajam ndek omah e gak di tuturi ta ambek wong tuone koq kyok kurang didik ane ngunu (Ya allah masih muda masa depan masih panjang atur lah hidup nya dan aktifitas yg bermanfaat bukan begitu ya allah kasian orang tua di rumah di bantu kerja keras biar lulus malah lulus seperti itu orang tua nya udah tau Sajam di rumah apa ngga ya di nasehatin orang tua nya, tapi kaya ngga berpendidikan),” ungkapnya.
Kapolsek Wonoayu AKP Hafid Dian Maulidi mengatakan, video itu terjadi pada pagi tadi subuh atau pukul 04.00 WIB. “Iya tadi subuh tadi. Untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu terjadi lagi, kami akan melakukan patroli sesering mungkin,” kata Hafid.
Selain patroli, pihaknya juga akan menyebarkan nomor selulernya diberbagai tempat seperti warung kopi dan tempat keramaian. “Saya akan pasang stiker yang tercantum nomor saya di tempat keramaian. Kami juga akan turun langsung ke masyarakat agar saling menjaga harkamtibmas tetap aman, damai dan harmonis,” pungkasnya. (Din/RED)





