
Probolinggo, BeritaTKP.com – Aksi kejar-kejaran antara polisi dan pelaku pencurian mobil pikap terjadi di Jalur Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro). Sebuah pikap Daihatsu Grand Max warna putih yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil diamankan petugas, meski pelaku berhasil melarikan diri.
Kasat PJR Polda Jawa Timur, AKBP Hendrix Kusuma Wardana, mengatakan kendaraan tersebut dilaporkan hilang akibat pencurian di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh anggota Unit PJR 4 Dirlantas Polda Jatim saat melakukan patroli rutin.
“Peristiwa bermula pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, saat anggota melaksanakan patroli di Exit Tol Probolinggo Timur arah Surabaya,” ujar Hendrix, Selasa (3/2/2026).
Saat patroli, petugas mendapati sebuah kendaraan berhenti mencurigakan di jalur tol. Ketika hendak diperiksa, kendaraan tersebut justru melaju kencang dan berusaha menghindari petugas, sehingga aksi kejar-kejaran tidak terhindarkan.
“Setelah dilakukan pengecekan, nomor polisi kendaraan tidak sesuai dengan data di sistem. Hingga di KM 837 arah Surabaya, kendaraan akhirnya berhenti,” jelasnya.
Namun saat dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan pengemudi maupun penumpang di dalam mobil. Di dalam kendaraan hanya ditemukan serpihan kaca pecah, yang mengindikasikan pelaku kabur dengan melompat keluar kendaraan.
“Diduga pelaku melarikan diri ke area persawahan atau keluar jalur tol. Kendaraan kemudian kami amankan dan berkoordinasi dengan Polsek Leces,” tambah Hendrix.
Hasil koordinasi memastikan kendaraan tersebut merupakan barang bukti kasus pencurian kendaraan bermotor.
Kapolsek Leces, Iptu Afdal Buana Rizal, membenarkan bahwa mobil pikap tersebut milik Dandi Muhammad Yasin yang dilaporkan hilang pada 28 Januari 2026.
“Korban terakhir melihat kendaraan di garasi sekitar pukul 00.00 WIB. Saat dicek kembali sekitar pukul 01.00 WIB, mobil sudah tidak ada. Di lokasi ditemukan serpihan kaca pecah,” jelas Afdal.
Berkat koordinasi cepat antara Polsek Leces dan Satlantas PJR Polda Jatim, kendaraan akhirnya ditemukan dalam kondisi baik, meski pelaku belum berhasil ditangkap.
“Kasus ini menjadi atensi Kapolres Probolinggo. Penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk mengungkap pelaku pencurian,” tegasnya.
Sementara itu, korban Dandi Muhammad Yasin mengaku bersyukur mobil pikap miliknya berhasil ditemukan dan dikembalikan. Ia menyebut kendaraan tersebut digunakan sehari-hari untuk berdagang tahu dan sayur.
“Alhamdulillah mobil saya sudah kembali. Terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah membantu. Mobil ini sangat penting untuk mata pencaharian saya,” ungkap Dandi.(æ/red)





