Situbondo, BeritaTKP.com – Tugas pemadam kebakaran (Damkar) Situbondo tidak hanya diminta untuk memadamkan kebaran dan mengevakusi hewan liar saja. Seperti yang terjadi pada Senin, 9 Mei 2022. Kantor Damkar kedatangan warga Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, Situbondo, membawa anaknya yang menangis. Penyebabnya, cincin di tangannya tidak bisa dibuka. Sehingga, terluka.

Koordinator lapangan Damkar Situbondo Imam Busyiri menyebutkan, sekitar pukul 13.00 pihaknya kedatangan tamu seorang perempuan yang membawa anaknya dalam keadaan menangis. Tujuannya, meminta tolong agar cincin yang melekat di jari kelingkingnya bisa dilepas.

 “Karena ada yang meminta tolong kita bantu saja. kita membukanya menggunakan gerenda kecil. Prosesnya lumayan sulit, soalnya kalau kelewat sedikit saja bisa menegenai kulit anak itu,” ungkap Busyiri. 

cincin di tangan jemarinya ternyata terluka. Sebab, anak yang masih duduk di bangku SD itu sempat mencoba membukanya sendiri menggunakan stang. Tetapi tidak berhasil.

 “kata Ibu Danil, setelah melihat anaknya berusaha membuka menggunakan stang, dia langsung membentak dan mencoba untuk membukanya sendiri tetapi tetap tidak berhasil juga. Jadi, solusi terahir dibawa ke kantor Damkar,” jelas Busyiri.

Dia menjelaskan, cincin itu dipakai oleh Danil pada saat hendak berangkat ke sekolah. Sebelum sampai ke sekolahnya Danil menemukan cincin di pinggir jalan. Karena cincinya dilihat menarik dan bagus, Danil langsung memasanganya. Setelah beberapa saat menggunakan cincin danil merasa tangannya gatal, hingga memutar-mutar cincinnya.

 “Biasa kalau anak kecil memang suka mencoba tanpa memikirkan efek sampinganya. Beruntung bisa kita tangani tanpa harus mendatangi dokter. Pastinya kalau dirasa kami tidak mampu pasti menggunakan dokter,” pungkasnya. (Din/RED)