BALI, BeritaTKP.com – Sebuah video viral yang merekam seorang pengendara motor dan petugas validasi Pelabuhan Gilimanuk Bali yang terlibat cekcok menjadi viral di media sosial. Apa penyebab cekcok keduanya?.

Dalam video yang viral, Rabu (27/4/2022), terlihat seorang pemotor yang emosi karena diminta berputar balik oleh petugas validasi.

Dia, yang berboncengan dengan satu orang lainnya, diminta berutar balik karena memasuki area pelabuhan tanpa membawa surat hasil tes rapid antigen yang menyatakan negatif COVID-19.

Sementara itu, pemotor tersebut merasa yakin bisa menyeberang ke Pulau Jawa karena sudah menjalani 2 kali vaksinasi Corona. Cekcok antara pemotor yang tak terima diputar balik dan petugas validasi pun terjadi.

Singkat cerita, pemotor dan rekannya itu menjalani tes rapid antigen yang hasilnya menyatakan negatif COVID-19. Berdasarkan aturan Satuan Tugas COVID-19 terbaru, hanya masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi ketiga (booster) yang dibebaskan dari kewajiban tes COVID-19.

Koordinator KKP Gilimanuk Yetty mengatakan petugas validasi hanya menjalankan tugas sesuai dengan aturan dalam SE Satgas Pengamanan COVID-19. Sebab, merujuk aturan Satuan Tugas COVID-19 terbaru, hanya masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi booster yang dibebaskan dari kewajiban tes COVID-19.

“Kami sudah sudah menjelaskan aturan, tapi pemudiknya agak bengkung (bandel, red),” kata Yetty. (RED)