Tangsel, BeritaTKP.com – Polres Tangerang Selatan dan Kepolisian Sektor Pondok Aren, kini tengah mendalami kasus pengeroyokan yang dialami oleh Sahronu, petugas Satpol PP Kota Tangerang Selatan.

Dia dipukuli saat melintas di kawasan Jalan Tegal Rotan, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

“Sudah diamankan dua orang pelaku, saat ini masih dalam pemeriksaan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, AKP Roni, Minggu (13/2).

Pegawai Satpol PP Tangsel itu menerangkan, bahwa aksi pengeroyokan dan penganiayaan dilakukan oleh sopir angkutan kota (angkot) yang biasanya mangkal di belakang Bintaro Trade Center (BTC) yang terjadi pada Kamis (10/2) kemarin.

“Ceritanya saya baru pulang bekerja mau ke rumah. Kemudian ada angkot mau keluar, saya dim dan klakson dengan maksud agar saya dahului angkot tersebut” terang Sahroni, Minggu (13/2).

Bukannya diberikan jalan untuk melintas, salah satu pelaku justru menabrakkan angkot ke mobil yang dikemudikan Sahroni.

“Setelah itu saya klakson lagi, tapi dia malah mundur dan mau menabrakan kembali mobil saya,” terang Sahroni.

Karena kesal tidak diberikan jalan dan malah membuat kendaraannya rusak, Sahroni keluar mobil untuk melihat kondisi mobilnya yang tertabrak. Namun sang sopir angkot yang juga keluar dari kendaraannya langsung saja memarahi Sahroni.

“Dia malah nanya ke saya maksudnya apa gitu. Terus malah langsung mukulin saya,” katanya.

Sahroni mengaku sempat berusaha melawan atas tindak kekerasan yang dialami. Tetapi ada teman – teman pelaku juga ikut memukulinya. Dia mengira, beberapa pelaku yang mengeroyoknya itu dalam kondisi mabuk.

Sahroni sempat mendapat pertolongan dari petugas keamanan sekitar. Namun kawanan sopir angkot tersebut malah mengancam.

“Dia diancam engga boleh ikut campur. Jadi saya dipukulin terus,” katanya.

Akibat kejadian yang dialaminya itu, Sahroni mengalami sejumlah luka cukup serius dan langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Pondok Aren.

“Bibir saya pecah. Terus ada beberapa bagian di tubuh yang lebam, saya sudah lapor polisi,” jelasnya.

Menurut Sahroni, ketika berada di Mapolsek Pondok Aren, ada beberapa orang diduga menjadi korban yang sempat ditabrak oleh pengemudi angkot tersebut.

“Pas saya lapor udah ada ibu – ibu katanya ditabrak juga sama angkot tersebut, jadi serangkaian,” jelas dia. (RED)