Lamongan, BeritaTKP.com – Korban hilang dalam tenggelamnya perahu di Waduk Gondang Lamongan berhasil kembali ditemukan. Namun nahas, korban yang bernama Wahyu ,20, tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dalam insiden perahu tenggelam ini, tercatat ada tiga korban yang tewas, yaitu Edy Kurniawan ,35, Irfan ,9, dan Wahyu ,20,. Semuanya telah ditemukan dan dievakuasi.
Jasad Wahyu ditemukan pada pukul 16.30 wib, setelah dilakukan upaya ekstra oleh Tim SAR dengan cara manufer zig-zag menggunakan speed boat untuk memancing gerakan jasad korban di bawah air. Wahyu ditemukan pada radius 30 meter utara korban Irfan.
“Alhamdulillah berkat kerja sama dan semangat dari rekan-rekan Basarnas, BPBD, rekan dari Polres, dari Kodim 0812, dan juga bantuan dari Ditpolairud Polda Jatim, kemudian juga kerja sama dengan seluruh masyarakat yang ada di Desa Sekidang ini, dua korban yang sebelumnya belum ditemukan, akhirnya sudah ditemukan,” pungkas Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Senin (7/2).
Jasad korban kemudian langsung dievakuasi oleh Tim SAR ke daratan untuk dirujuk ke Puskesmas. Setelah itu, korban rencananya akan dibawa pulang ke rumah duka di Desa Peterongan, Kecamatan Kedungpring, Lamongan untuk dimakamkan.
“Letak ditemukannya hampir sama dengan pertama, kedua maupun yang ketiga hampir sama, jadi di sekitar lokasi perahu terbalik tersebut,” tuturnya.
Miko pun mengapresiasi semua personel yang terlibat dalam pencarian karena telah bekerja ekstra tanpa mengenal lelah. Hal ini dilakukan demi misi kemanusiaan mencari para korban.
“Ini adalah sebagai bukti bahwa adanya sinergitas yang baik antara masyarakat dengan seluruh relawan dan seluruh anggota yang bertugas dalam pelaksanan kegiatan ini,” jelasnya.
Diketahui, Wahyu adalah adik ipar dari korban selamat Zamzami yang kala insiden terjadi berada dalam satu perahu dengannya. Satu perahu itu diisi oleh Edy Kurniawan, Irfan anak Edy, Zamzami, dan Wahyu. Namun hanya Zamzami yang selamat atas pertolongan warga.
Sementara Wahyu tak berhasil diselamatkan. Sedangkan Edy Kurniawan yang kala itu hendak menyelamatkan anaknya malah berakhir sama-sama tenggelam. (k/red)






