Palembang, BeritaTKP.com – 10 Sekolah di Palembang harus terpaksa ditutup sementara dan terpaksa harus melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) lantaran sejumlah siswanya terpapar covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Palembang Fenty Aprina mengungkapkan, penutupan dilakukan selama 14 hari dan dapat diperpanjang tergantung dengan perkembangan kedepannya. Selama itu tracing terhadap siswa lain dan guru akan terus dilakukan.
“Ditutup sementara selama 14 hari ke depan. Kita lakukan tracing kepada yang melakukan kontak erat,” ungkap Fenty, Senin (7/2).
Dia berharap sekolah lain dapat mengambil kebijakan serupa jika terjadi keadaan yang sama. Satgas di sekolah harus gencar mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.
“Prokes menjadi sangat penting, sekolah harus tindaklanjuti jika ada temuan warga sekolah yang positif covid-19,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, lantaran semakin tingginya kasus covid-19 dan Palembang berstatus zona kuning, pihaknya kembali menerapkan PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen dan terbagi dua shift.
Setiap setiap diberi jeda 15 menit bagi siswa yang keluar masuk sekolah agar tidak menimbulkan kerumunan.
“PTM terbatas kembali dilakukan, dibatasi 50 persen dan dibagi menjadi dua sif,” ujarnya.
Dia berharap langkah ini menjadi solusi dalam menekan penyebaran virus corona di sekolah. Zulinto meminta wali siswa dapat memaklumi kebijakan ini sampai penyebaran covid-19 melandai.
“Metode ini minimal bisa minimalisir penularan karena kerumunan ditekan,” pungkasnya. (RED)






