Lamongan, BeritaTKP.com – Rombongan pemancing di Waduk Gondang Lamongan diketahui tenggelam usai dua perahu yang ditumpanginya diterjang ombak besar. Dalam insiden tersebut, 1 orang ditemukan tewas, 2 orang hilang, dan 4 orang lainnya selamat.
Kejadian ini berawal saat rombongan sebanyak 7 pemancing menggunakan 2 perahu. Tanpa diduga, ombak besar datang dan menerjang 2 perahu getek tak bermesin yang ditumpangi para pemancing. Satu perahu ada yang bermuatan 4 orang dan 1 perahu bermuatan 3 orang.
“Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB ketika para pemancing ini bermaksud untuk pulang,” terang Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Minggu (6/2/2022).
Saat hendak pulang itulah angin kencang menimbulkan ombak menerjang 2 perahu sehingga membuat perahu terbalik dan tenggelam. Untuk perahu yang bermuatan 4 orang, salah satu penumpangnya bisa diselamatkan.
Tiga orang tenggelam dan sekitar pukul 14.30 wib, 1 korban ditemukan tewas atas nama Edy Kurniawan, Kaur Keungan Desa Wudi Kecamatan Sambeng. Korban lalu langsung dimakamkan di pemakaman Desa Sekidang.
“Hingga saat ini 2 korban lainnya belum ditemukan dan masih dalam pencarian,” papar Miko.
Sementara itu, dua korban lainnya bernama Irfan ,9, anak dari korban belum ditemukan dan seorang warga Dusun Terongan Desa Melati Kedungpring, adik korban M. Zamzami.
Selain petugas BPBD, polisi dibantu warga, ditambah personel Sat Sabhara dengan perahu karetnya mencari dua korban.
“Kita terjunkan puluhan personel, termasuk dari Polairud dan juga personel dari BPBD Lamongan,” tandas Miko.
Kasi Pemerintahan Sekidang, Kandam, memaparkan bahwa perahu yang ditumpangi para korban idealnya hanya muat untuk 2 orang. Namun saat kejadian ditumpangi empat orang.
Diketahui perahu yang dipakai para korban itu juga perahu milik salah satu korban sendiri, yaitu Edy. Korban meninggal yang bernama Edy, mempunyai kebiasaan mencari ikan.
“Perahu korban saat berangkat ditumpangi 4 orang yaitu korban Edy, anaknya Irfan ,9, Zamzami, dan adiknya. Saat tenggelam, korban Edy berusaha menolong anaknya Ivan. Ivan berhasil dipanggul Edy, namun akhirnya keduanya tenggelam tak tertolong,” ungkap Kandam.
Saat kejadian berlangsung, ada warga Sekidang bernama Abu yang berusaha menyelamatkan korban dengan perahu miliknya ke tengah waduk. Namun sebelum tiba di radius 500 meter dari bibir Waduk Gondang, para korban sudah tenggelam, sementara Zamzami berhasil diselamatkan Zainudin, warga Sekidang.
Pada pukul 18.00 wib upaya pencarian dihentikan sementara karena situasi dan cuaca yang tidak mendukung. Pencarian, akan dilakukan hari ini.
“Pencarian untuk sementara kita hentikan dan akan kita lanjutkan kembali besok pukul 6 pagi,” imbuhnya.
Pihak-pihak yang berkepentingan, nantinya akan membentuk posko yang berada di Balai Desa Sekidang. Posko ini berisikan gabungan dari Polisi, TNI dan BPBD dan pihak-pihak terkait lainnya.
“Tim beranggotakan petugas dari Polisi, TNI BPBD dan stakeholder terkait lainnya,” tutupnya. (k/red)






