Sulawesi Selatan, BeritaTKP.com – Seorang pemuda viral usai menghina Suku Makassar berinisial MA ,26, diduga mengalami gangguan jiwa. Dengan adanya dugaan itu pihak kepolisian akan mendalami hal itu dengan berkonsultasi dengan ahli kejiwaan.
“Ini kan sementara mau konsultasi sama ahli jiwa, normal saja atau bagaimana,” ungkap Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando, Senin (24/1/2022).
Lando mengatakan, dugaan MA mengalami gangguan kejiwaan datang dari pengakuan keluarga yang menyebut MA pernah dirawat di rumah sakit jiwa.
“Keluarganya bilang pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Kita mau menyelidiki lagi, apakah betul yang disampaikan oleh keluarganya,” kata Lando.
Lando mengungkapkan, pengakuan itu perlu didalami lagi. Sebab MA secara sadar mengakui telah membuat postingan bernada ujaran kebencian terhadap Suku Makassar tersebut.
“Memang mengakui bahwa dia memposting. Cuma dalam latar belakang psikologi jiwanya kita koordinasi dulu dengan ahli jiwa apakah memang betul atau tidak,” katanya.
Lando belum mengungkap lebih lanjut status MA saat ini di kepolisian. Dia menyebut MA perlu diamankan untuk menghindari amukan massa.
“Ini untuk penyelidikan dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pencegahan,” katanya.
Sebelumnya, polisi juga mengungkap MA membuat postingan ujaran kebencian diduga menghina suku Makassar karena trauma dengan teman-teman SMA-nya.
“Traumatik di-bully terus sama teman SMA-nya kan,” kata Lando, Senin (24/1).
Kini polisi mendalami pengakuan MA soal trauma dibully dan pengakuan keluarganya bahwa MA diduga kelainan jiwa lantaran pernah dirawat rumah sakit jiwa.
“Sementara itu saja bahwa pernah taruma gitu kan. Tapi nantilah, sementara seperti itu karena penyidik masih terus mendalami pengakuan dia,” katanya. (RED)






