Pasuruan, BeritaTKP.com – Sebagian wilayah di Pasuruan telah dilanda bencana banjir. Beberapa jalanan setempat terendam banjir setinggi betis orang dewasa. Akibat dari hal tersebut, keadaan lalu lintas mengalami kemacetan. Polisi dan relawan akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Selasa (11/1/2022).
Selain mengantisipasi kemacetan yang panjang, upaya ini juga dilakukan agar pengendara lebih berhati-hati dalam melintas, karena diketahui ada beberapa lubang di tengah jalan.
Selain jalan raya, banjir juga merendam ratusan rumah warga di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Di lokasi permukiman ini air bahkan cukup tinggi, hingga mencapai 70 cm.
Salah seorang warga, Tambakrejo yang bernama Susanto, menjelaskan bahwa banjir mulai datang pada Senin (10/1/2022) sekitar pukul 22.00 wib. Namun, menjelang dini hari air kembali datang sehingga banjir semakin tinggi.
“Selain karena hujan deras, banjir juga terjadi karena Sungai Welang di dekat pemukiman penduduk meluap sehingga tak mampu menampung debit air yang tinggi,” bebernya.
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudhiono juga mengatakan bahwa banjir tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas Pasuruan-Probolinggo, terutama saat pagi tadi. “Saat pagi lalu lintas ramai, sementara mereka harus melintas pelan karena banjir. Karena itu kami turun tangan untuk mengatur agar tidak saling serobot,” pungkasnya.
Yudhiono mengatakan jika banjir terjadi akibat hujan deras yang turun sejak Senin sore kemarin. Selain itu banjir juga akibat kiriman air dari wilayah Purwodadi dan Malang. “Ini sudah lumayan surut, tadi sangat tinggi,” imbuhnya. (k/red)






