Jawa Barat, BeritaTKP.com – Angin kencang disertai hujan deras mengguyur wilayah Kota Cimahi, Jawa Barat pada Kamis (9/12) sore. Seluruh tenda pedagang makanan di area Lapang Tembak, Gunung Bohong, porak poranda.

Tenda yang berdiri di pinggir lapangan terbang tersapu angin. Pun demikian dengan barang dagangan yang dijajakan oleh para penjual juga banyak yang berjatuhan dari gerobak lantaran angin yang berhembus sangat kencang.

Salah seorang pedagang yang terdampak hujan angin Krismon ,24, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba sehingga membuat ia bersama pedagang lain serta pembeli panik.

“Kejadiannya sangat tiba-tiba dan enggak lama juga, cuma sekitar 5 menit. Tapi memang anginnya kencang banget, sampai tenda dagang itu ada yang ambruk terus barang dagangan itu berjatuhan,” ungkap Krismon.

Saat hujan angin terjadi ia berusaha untuk menahan tenda sekaligus gerobak di dalamnya. Kakinya bahkan tersiram air panas dari panic yang berada di atas kompor yang tersapu angin.

“Jadi saya itu nahan besi tenda sama gerobak karena hampir terguling, nah panci air panas enggak ketahan akhirnya tumpah nyiram kaki saya. Ya cuma itu aja lukanya,” terang Krismon.

Akibat peristiwa tersebut total ada lima tenda dari 10 tenda dagang yang porak-poranda. Sebagian bahkan mengalami kerusakan akibat terpal tenda berwarna putih itu sobek dan besi kerangkanya patah.

“Yang terdampak itu ada 5 tenda, yang parah mungkin tukang sosis di sebelah saya. Sampai terangkat tendanya,” tutur Krismon.

Seorang pedagang lainnya bernama Jenal ,42, menyebutkan bahwa tendanya juga terbang disapu angin kencang. Ia harus memperbaiki kerangkanya karena patah tak kuat menahan bobot tenda yang cukup berat.

“Patah harus diperbaiki. Mungkin besok baru mau dilas. Kerugian yang saya alami ya lumayan, sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Soalnya barang dagangan saya juga rusak semua,” kata Jenal. (RED)