BANDUNG, BeritaTKP.com – Sebuah toko kelontong disantroni oleh kawanan perampoj. Uang berjumlah jutaan rupiah hampir saja dibawa oleh para pelaku.

Percobaan perampokan itu terjadi di toko kelontong yang terletak di Jalan Terusan Saluyu, Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Aksi itu diketahui terjadi pada Rabu (24/11/2021) dini hari sekitar pukul 01.50 wib.

Aksi kawanan rampok itu berhasil terekam oleh CCTV toko. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat ada dua orang mengenakan masker dan jaket masuk ke toko kelontong itu.

Mereka terlihat masuk ke area dibalik etalase. Saat di posisi ini kedua pelaku, tak terekam kamera. Pelaku tiba-tiba berusaha untuk keluar dari toko namun dikejar oleh penjaga toko. Dalam video juga terlihat terjadi aksi dorong-mendorong antara penjaga toko dan juga pelaku.

Sementara itu pagi tadi, aktivitas di toko kelontong tersebut sudah berjalan normal. Kondisi di toko sendiri sudah tampak dirapikan oleh penjaga toko.

Kapolsek Rancasari Kompol Wendy Boyoh membenarkan adanya insiden tersebut. Menurut dia, aksi itu merupakan upaya pemalakan oleh pelaku.

“Jadi terjadi percobaan melakukan pemalakan warung kelontong,” ucap Wendy di Mapolsek Rancasari.

Wendy menuturkan pelaku gagal menggasak barang maupun uang di toko tersebut. Sebab pemilik toko melakukan perlawanan kepada para pelaku.

“Kejadian itu dilakukan perlawanan. Sudah terjadi perpindahan tempat uang Rp 1,5 juta tapi tidak terbawa. Karena dilakukan perlawanan,” kata dia.

Menurut Wendy, para pelaku yang diduga ada sebanyak tiga orang tersebut membawa senjata tajam berupa pisau untuk di todongkan kepada korban. Namun saat terjadi perlawanan, gagang pisau yang dibawa pelaku tersebut patah.

“Membawa senjata tajam berupa pisau karena perlawanan sempat dipatahkan. Tidak ada kerugian materi, tidak ada luka,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Pemilik toko pun sudah membuat laporan polisi ke Polsek Rancasari.

“Selanjutnya tetap kita lakukan penyelidikan dan sudah kita terima laporannya,” kata Wendy. (RED)