Magetan, BeritaTKP.com – Ulah pengendara sepeda motor dengan knalpot bising atau brong kerap membuat masyarakat resah. Seperti dalam video yang sempat beredar di media sosial. Dalam video tersebut menunjukan sekelompok warga yang mengamuk karena ada komunitas motor yang menggeber knalpot brongnya di jalur Wisata Cemorosewu Magetan, Jawa Timur. Warga yang marah memukuli pemotor menggunakan tongkat dan pipa paralon.
Puluhan warga membawa tongkat dan pipa paralon lalu mengejar komunitas motor mulai dari Cemorosewu hingga masuk Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan lalu ke pintu perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah dan masuk ke Cemorokandang, Kabupaten Karanganyar.
Hal tersebut dikarenakan warga geram lantaran komunitas motor itu geber-geber knalpot sejak pagi hingga sore hari. Selain itu membuat berisik pedagang serta pengunjung yang datang di sepanjang jalur wisata tersebut. Aksi geber-geber knalpot oleh komunitas motor tidak hanya sekali dilakukan namun hampir setiap hari libur minggu.
Salah seorang anggota komunitas motor langsung dipukul warga hingga terjatuh di jalan saat akan mencoba masuk kembali ke Cemorosewu.
Mereka anggota komunitas yang panik langsung kabur menyelamatkan diri. Saat kejadian tidak ada petugas yang berpatroli disepanjang jalur wisata tersebut.
“Dari Jawa Timur tidak ada kegiatan patrol, himbauan saya mohon pak polisi hari Minggu patrol kesini agar tidak ada kejadian seperti ini lagi. Karena tiap minggu ada aksi bleyer-bleyer,” pungkas Narjo, salah seorang warga setempat.
Banyak yang mendukung aksi warga setempat karena pemotor dianggap mengganggu. Namun ada pula yang menyayangkan aksi warga karena dinilai main hakim sendiri.
(k/red)






