Jawa Barat, BeritaTKP.com – Lima driver ojek online (ojol) yang diserang oleh sekelompok orang tak dikenal saat sedang mangkal di Jalan Titiran, Kota Bandung. Aksi para pelaku penyerangan berhasil terekam oleh CCTV dan menjadi viral dimedia sosial.
Berdasarkan informasi aksi penyerangan itu terjadi pada Sabtu (6/11/2021) sekitar pukul 22.30 wib. Dalam rekaman video terlihat seorang pelaku sedang berlari, kemudian menendang sepeda motor milik salah satu driver ojol yang terparkir hingga terguling.
Sementara itu, tiga pelaku lainnya nampak memukul motor yang sudah terguling tersebut dengan menggunakan ranting kayu secara membabi buta.
Tak berselang lama, beberapa pelaku kemudian mengejar seorang pengemudi ojol yang terlihat sudah menyerah di dekat kamera CCTV. Namun, para pelaku tetap memukuli korban sebelum akhirnya parqa pelaku melarikan diri.
AW ,35, salah seorang korban pemukulan mengatakan, kejadian itu berawal saat ia hendak berpamitan untuk pulang kepada teman-temannya usai ngojek. Tiba-tiba, ujar AW, pelaku yang berjumlah kurang lebih 10 orang datang dengan menggunakan sepeda motor.
“Satu motor itu berdempetan tiga orang,” ujar AW, Minggu (7/11/2021).
“Iya lagi nongkrong tiba-tiba diserang oleh para pelaku. Luka sih enggak ada, tapi motor saya kena sasaran. Saya pakai helm, ada yang memukul di belakang pakai bata dua kali. Teman saya ditendang yang di depan CCTV, memang agak parah juga,” ujar AW melanjutkan.
AW menduga aksi penyerangan ini salah sasaran. Sebab para pelaku sempat menanyakan jika ada teman mereka yang dipukul. AW mengungkapkan pelaku yang bertanya itu berperawakan lelaki paruh baya dan membawa sebuah senjata tajam.
“Ada alat senjata tajam gitu, sambil mengancam. Awalnya turun sambil nanya ‘siapa yang mukulin teman saya?’. Kita bilang enggak tahu, kita Cuma tukang ojek, enggak tahu apa-apa. Ada info kalau mereka itu kelompok geng gitu, dilihat dari atributnya,” ujar AW.
Mengetahui kejadian tersebut, polisi langsung bergerak untuk memburu para pelaku penyerangan. Hasilnya dua pelaku berhasil diamankan dan enam lainnya masih dalam pengejaran.
“Diduga pelaku ada delapan orang. Kita amankan dua orang yang enam ini masih DPO,” ujar Kapolsek Coblong Kompol Nanang S di Mapolsek Coblong, Kota Bandung, Senin (8/11/2021).
Kedua pelaku ini yakni Satria Kusuma ,20, dan M Ajis Aditya ,18,. Sementara sisanya, masih dilakukan pengejaran.
Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui aksi penyerangan itu dilakukan di dua TKP yakni Jalan Titiran dan Jalan Puter.
Nanang menuturkan kejadian tersebut berawal saat korban tengah diam di Jalan Titiran. Korban kemudian didatangi oleh segerombolan orang pelaku.
“Kemudian menyerang korban dengan kata-kata dan bahasa ‘sikat’,” kata Nanang.
Polisi yang tengah melakukan patroli kemudian mendapati laporan ada keributan. Polisi kemudian datang ke dua TKP tersebut.
“Diketahui masyarakat dan bisa diamankan,” tuturnya.
Polisi masih mendalami motif dari aksi penyerangan yang dilakukan itu. Namun hasil penyelidikan sementara polisi mendapat informasi adanya seseorang dari kelompok pelaku yang diduga dipukul oleh seseorang yang diketahui.
“Mereka menyangka ada temannya dipukuli entah daerah mana. Pelaku dan korban ini tidak saling kenal sebelumnya,” katanya. (RED)





