PROBOLINGGO, BeritaTKP.Com- Kejadian pencurian hewan masih menjadi teror bagi  warga Probolinggo. Meski pemilik hewan tidak sedang tidur, pencuri masih bisa melakukan aksinya.

Kejadian seperti itulah yang dialami Ahmad, warga RT 2/ RW II, Jalan Bengawan Solo, Gang KH Amin, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Kandang sapinya berhasil dibobol saat ia sedang asyik menonton pertandingan sepak bola Piala Eropa Swedia melawan Ukraina, pada Rabu dinihari tadi (30/6). Akibatnya, Ahmad pun mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Saat ditemui, Ahmad menceritakan bahwa, aksi pencurian dua ekor sapi miliknya itu diduga terjadi sekitar pukul 02.30 wib dini hari. Saat itu, ia tengah asyik menonton pertandingan Piala Eropa yang berkesudahan 1-2 untuk kemenangan Ukraina.

Di tengah laga, ia sempat mendengar ada suara bisang dari arah kandang sapinya. Namun, ia tak terlalu menghiraukannya. Ia mengira suara itu adalah suara tikus atau suara yang ditimbulkan oleh sapinya. Sebab, saat sapinya hendak bangun atau duduk, juga kerap terdengar suara seperti itu. “Sebab, landasan atau lantai kandang tersebut terbuat dari bambu,” katanya, Rabu (30/6) pagi.

Sebelumnya, sekitar pukul 00.00 wib, Ahmad sempat melihat 2 ekor sapi dengan ukuran kecil dan berada didalam kandang. Ahmad saat itu bahkan sempat memberi makan pada hewan ternaknya itu.

“Yang ukuran sedang itu milik Samat, saudara saya. Saya memelihara. Yang kecil, milik saya. Saya beli baru-baru ini Rp 13 juta dari uang penjulan sapi sebelumnya,” kata Ahmad.

Keadaan kadang sapi Ahmad setelah dirusak.

Usai selesai melihat bola, sekitar pukul 03.30 wib dini hari ia pergi ke dapur untuk melihat sapinya. Rupanya, dua ekor sapinya yang tadinya berada didalam kandang sudah raib. Pintu kandang juga terbuka dan ada bagian yang rusak.

“Jadi, diduga pelaku yang lebih dari dua orang itu merusak bagian pintu. Selanjutnya tanganya masuk untuk membuka kunci yang ada di dalam kandang,” beber Ahmad.

Ia sempat mengikuti jejak sapi dari kandangnya itu. bersama warga. Jejak itu hilang di sekitar makam Cina. Diduga sapi itu dibawa oleh kendaraan.

“Sepertinya dinaikan kendaraan. Tapi yang pasti, dari rumah saya dibawa dengan cara dituntun. Sebab ada jejaknya,” tandasnya.

Sampai Rabu sore, Ahmad belum melaporkan aksi pencurian itu ke polisi. Terpisah Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini mengaku bahwa hingga pukul 16.11 wib belum ada laporan terkait dengan hal tersebut. “Belum, ada laporan lebih lanjut ini,” ujarnya singkat. [aes/red]