Tuban, BeritaTKP.Com – Anggaran senilai Rp10 miliar sudah disiapkan pemkab tuban untuk perbaikan Jembatan Glendeng di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu proses perencanaan dari pihak ketiga yang melibatkan salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.
“Masih menunggu tahap perencanaan. Kita kerja sama dengan perguruan tinggi negeri untuk menyusun perencanaan gambar penampang jembatan,” ujar Wabup Tuban Noor Nahar Hussein.
Wabup mengatakan, setelah proses perencanaan selesai, baru dapat dilakukan tender untuk pengerjaan jembatan. “Tahap perencanaan saja menelan anggaran Rp50 juta sehingga harus melibatkan pihak ketiga,” ujarnya.
“Sekarang perencanaannya saja belum jadi, desainnya bagaimana, material dan panjangnya berapa. Setelah semua siap, baru dilakukan tender. Kami perkirakan sekitar Rp10 miliar,” ungkapnya.
Meski belum diketahui secara pasti pengerjaannya, namun pihaknya optimis dalam waktu dekat ini perbaikan sudah dapat dikerjakan. Dengan begitu, target selesai tahun ini bisa tercapai. “Minimal tahun ini sudah selesai dikerjakan,” pungkasnya.
Plengsengan sisi utara Jembatan Glendeng yang menghubungkan Tuban-Bojonegoro dan sebaliknya itu mengalami longsor akibat abrasi Sungai Bengawan Solo sejak 3 November 2020 lalu. Akibatnya, jembatan tersebut hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Sementara bagi pengendara mobil pribadi dan truk dari Tuban menuju Bojonegoro atau sebaliknya terpaksa memutar sejauh belasan kilometer melalui Kecamatan Parengan hingga Jembatan Kali Ketek. AR/Red





