NGANJUK, BeritaTKP.com — Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (LRPPN) Bhayangkara Kabupaten Nganjuk mengajak sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Ngronggot untuk memperkuat pengawasan dan edukasi guna mencegah kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkotika.
Ajakan tersebut disampaikan LRPPN-Bhayangkara yang dipimpin Ketua Sugeng Eko Waluyo melalui sinergi bersama Koramil 0810/09 Ngronggot yang dipimpin Kapten Inf. Joko Setiyoko serta Polsek Ngronggot yang dipimpin AKP Totok Harianto, sebagaimana disampaikan pada Rabu (14/10/2026).
Sejumlah sekolah yang menjadi perhatian dalam imbauan tersebut meliputi MTsN 6 Nganjuk, MTs Terpadu Nurul Hidayah, MTsN 9 Nganjuk, SMP Negeri 1 Ngronggot, SMP Negeri 2 Ngronggot, dan SMP Negeri 3 Ngronggot.
Sekolah Diajak Perkuat Pengawasan dan Edukasi
LRPPN-Bhayangkara mengimbau pihak sekolah agar memperhatikan lingkungan pendidikan, termasuk akses keluar-masuk siswa, serta meningkatkan komunikasi antara guru, orang tua, dan peserta didik.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mencegah berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu perkembangan pelajar, seperti konsumsi minuman keras, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, pergaulan yang berisiko, hingga perundungan dan tekanan dari lingkungan pertemanan.
Pencegahan dinilai perlu dilakukan melalui pendekatan edukatif, pendampingan, serta pembentukan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan siswa.
Pertemanan Positif Berperan dalam Perkembangan Pelajar
Selain pengawasan, lingkungan pertemanan juga menjadi faktor penting dalam kehidupan pelajar. Kelompok teman yang sehat dapat memberikan dukungan emosional, membantu proses belajar, serta mendorong perkembangan diri ke arah yang positif.
Karena itu, siswa diharapkan mampu membangun pertemanan yang saling menghormati, tidak melakukan intimidasi, dan memberikan rasa aman bagi setiap orang tanpa membedakan latar belakang maupun identitas.
Sekolah juga diharapkan menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh peserta didik untuk belajar, berinteraksi, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi tanpa takut mendapat perlakuan diskriminatif.
Sinergi untuk Melindungi Generasi Muda
Sinergi antara lembaga rehabilitasi, aparat kewilayahan, kepolisian, sekolah, dan orang tua diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika serta persoalan sosial yang melibatkan remaja di Kabupaten Nganjuk.
Melalui edukasi berkelanjutan dan pengawasan yang proporsional, lingkungan pendidikan diharapkan mampu membentuk generasi muda yang sehat, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Upaya perlindungan pelajar tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga pada pendampingan, penguatan karakter, dan penciptaan lingkungan yang aman bagi seluruh siswa. (mbah ri)





