SURABAYA, BeritaTKP.com — Sejumlah ruko di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, mulai kembali beroperasi sehari setelah ledakan yang terjadi pada Selasa (6/10/2026) pagi. Sebagian pelaku usaha memilih tetap melayani pelanggan sembari melakukan perbaikan secara bertahap.
Ledakan tersebut berdampak pada puluhan bangunan. Berdasarkan data yang disebutkan dalam laporan, sebanyak 58 bangunan mengalami kerusakan. Sejumlah toko masih tutup karena kondisi bangunannya mengalami kerusakan cukup parah.
Pantauan di lokasi pada Rabu (7/10/2026) siang menunjukkan beberapa ruko telah kembali beraktivitas. Ada yang membuka layanan seperti biasa, sementara lainnya melakukan renovasi mandiri, terutama pada bagian kaca dan kusen yang terdampak.
Petugas Bersihkan Pecahan Kaca
Sejumlah petugas BPBD Surabaya terlihat berada di kawasan tersebut. Mereka membantu membersihkan pecahan kaca dan material sisa ledakan yang masih berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, beberapa ruko yang mengalami kerusakan lebih berat masih ditutup dan sebagian area masih diberi garis polisi.
Kopi Kenangan Tetap Buka Tanpa AC
Salah satu karyawan Kopi Kenangan, Fatin (20), mengatakan gerainya kembali melayani pesanan meski belum dapat menggunakan AC karena kaca besar di bagian kafe pecah akibat ledakan.
Menurutnya, pihak Pakuwon masih akan melakukan mediasi terkait perbaikan dan kerugian yang dialami tenant.
“Memang diminta buka. Kemarin tutup. Ini rusak kaca depan, kaca belakang sama lantai 2,” kata Fatin.
Kerusakan pada gerai tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian hingga jutaan rupiah. Bagian yang mengalami kerusakan antara lain kaca depan serta penyangga air curtain.
Truffle Belly Renovasi Sambil Tetap Melayani Pelanggan
Kondisi serupa terlihat di Truffle Belly. Toko tersebut melakukan renovasi secara mandiri pada bagian kaca lantai pertama dan kedua serta kusen.
Karyawan Truffle Belly, Dinda (23), mengatakan perbaikan dilakukan sembari menunggu proses selanjutnya dari pihak terkait.
“Ini perbaikan mandiri sambil nunggu dari polisi. Renovasi kaca bawah dan atas, sama kusen. Itu yang rusak. Pintu aman,” ujarnya.
Meski masih dalam proses perbaikan, toko tersebut tetap beroperasi. Pelanggan dapat makan di tempat maupun memesan untuk dibawa pulang.
Pihak toko memperkirakan kerugian akibat kerusakan mencapai jutaan rupiah. Namun, aktivitas penjualan disebut masih berjalan normal.
Ledakan di kawasan Pakuwon City sebelumnya menyebabkan sejumlah bangunan dan kendaraan terdampak. Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan terkait penyebab ledakan yang diduga berkaitan dengan kebocoran pipa gas LPG.(æ/red)





