
JAKARTA, BeritaTKP.com — Seorang pria berinisial RP (30) diduga menganiaya anak kandungnya yang masih berusia satu tahun hingga meninggal dunia di kawasan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Polisi menyebut dugaan penganiayaan tersebut dipicu rasa cemburu pelaku terhadap ibu korban.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi membenarkan bahwa RP merupakan ayah kandung korban.
“Pelaku merupakan ayah kandung korban,” kata I Made, Minggu (4/10/2026).
Kasus tersebut terungkap pada Kamis (1/10) sekitar pukul 19.50 WIB. Saat itu, Polsek Cakung menerima laporan mengenai seorang bayi yang ditemukan meninggal dalam kondisi tidak wajar.
Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama Unit Reskrim Polsek Cakung, Perwira Pengendali, dan piket fungsi untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
Dari pemeriksaan awal, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Timur menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari penyelidikan polisi.
Sempat Mengaku Korban Sakit
Polisi mengungkap RP sempat berusaha meyakinkan orang di sekitar lokasi bahwa anaknya mengalami masalah kesehatan.
Menurut keterangan seorang saksi berinisial S, sekitar pukul 18.15 WIB RP datang sambil menggendong korban dalam kondisi menangis. Ia kemudian meminta bantuan agar korban dibawa ke rumah sakit.
Ketika ditanya mengenai kondisi anak tersebut, RP disebut memberikan alasan bahwa korban mengalami muntah-muntah.
Namun, saksi melihat adanya tanda-tanda kekerasan pada wajah korban sehingga penjelasan tersebut menimbulkan kecurigaan.
RP juga disebut memberikan alasan lain dengan mengatakan korban mengalami kejadian akibat tertimpa kipas angin. Polisi menyebut keterangan yang disampaikan pelaku saat itu berubah-ubah.
Polisi Ungkap Dugaan Motif Cemburu
Dalam pemeriksaan sementara, polisi menyebut RP mengaku merasa cemburu terhadap istrinya yang diduga berkomunikasi dengan pria lain.
Kekesalan tersebut kemudian diduga dilampiaskan kepada anaknya sendiri.
“Motif dari hasil pemeriksaan sementara karena pelaku cemburu karena istrinya berkomunikasi dengan orang lain dan dilampiaskan ke anak korban,” ujar I Made.
Saat dugaan penganiayaan terjadi, ibu korban disebut tidak berada di rumah.
Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk keterangan pelaku dan saksi untuk memastikan kronologi serta motif dalam kasus tersebut. Perkara ini kini ditangani Polsek Cakung bersama jajaran Polres Metro Jakarta Timur.(æ/red)





