MOJOKERTO, BeritaTKP – Harapan keluarga M. Suud (31) untuk segera mendapat kabar baik masih terus menunggu kepastian. Sopir truk ekspedisi asal Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto itu menjadi salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Suud diketahui berangkat dari rumah pada Jumat (11/9/2026) dengan tujuan mengantarkan muatan barang ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ia pergi bersama kernetnya, Saiful Nurudin (36), dalam perjalanan yang awalnya hanya untuk menyelesaikan pekerjaan pengiriman.
Namun perjalanan tersebut berubah menjadi musibah setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan tenggelam di tengah laut. Kabar mengenai kejadian itu membuat keluarga Suud panik, terlebih hingga kini keberadaannya belum diketahui.
Mertua Suud, Wariyeb (63), mengatakan keluarga pertama kali mendapat kabar kapal tenggelam pada Minggu (13/9/2026). Saat itu, keluarga langsung memastikan informasi tersebut dan mengetahui bahwa nama Suud tercatat sebagai salah satu penumpang dalam daftar manifes KM Virgo Transport 8.
Suud sebelumnya hanya berpamitan kepada istrinya untuk mengantar paket ke Kalimantan. Tidak ada firasat bahwa perjalanan tersebut akan berakhir dengan musibah besar.
Kekhawatiran keluarga semakin bertambah setelah Saiful, kernet yang ikut dalam perjalanan, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, Saiful dan Suud diketahui terpisah saat situasi kapal mulai tenggelam.
Hingga Senin (14/9/2026) petang, nama Suud belum masuk dalam daftar korban selamat maupun korban meninggal yang telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Istri dan anak Suud kini berada di Surabaya untuk memantau langsung perkembangan pencarian dari posko evakuasi. Sementara keluarga di Mojokerto terus menunggu informasi terbaru mengenai keberadaan Suud.
Operasi pencarian terhadap korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Keluarga hanya berharap Suud segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama mereka.(æ/red)





