JAKARTA, BeritaTKP – Kabar duka datang dari Jayawijaya, Papua Pegunungan. Seorang pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Willy Mboik (24), menjadi salah satu korban tewas dalam penembakan saat menjalankan perjalanan dinas.

Ironisnya, Willy baru sekitar dua bulan menyandang status sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Willy merupakan warga Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut keterangan kerabatnya, ia mengikuti seleksi dengan formasi yang dibuka pada 2024. Tes kemudian dilaksanakan pada 2025, sedangkan surat keputusan (SK) pengangkatannya terbit pada 2026.

“Adik kurang lebih baru dua bulan CPNS di sana,” ujar kerabat Willy saat ditemui di rumah duka, Kamis (10/9/2026).

Sudah Bertugas di Jayawijaya Sejak 2023

Meski baru berstatus CPNS, Willy disebut telah berada di Jayawijaya sejak 2023. Ia bertugas pada bidang pertanian dan peternakan yang berkantor di lingkungan Kantor Bupati Jayawijaya.

Willy kemudian menjadi korban saat menjalankan tugas bersama sejumlah pegawai lainnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Saat itu, rombongan disebut sedang menjalankan kegiatan pembagian bantuan berupa bibit dan anakan ternak kepada masyarakat.

Dalam perjalanan, kendaraan yang mereka gunakan dilaporkan dicegat oleh kelompok bersenjata.

Peristiwa Masih Dalam Penyelidikan

Kerabat Willy mengatakan dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian sehingga belum mengetahui secara langsung kronologi penembakan.

Ia menyerahkan proses pengungkapan kejadian kepada aparat yang saat ini melakukan penyelidikan.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh polisi di situ,” ujarnya.

Willy menjadi salah satu dari tiga pegawai Pemkab Jayawijaya yang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.(æ/red)