SEMARANG, BeritaTKP – Kebakaran melanda kompleks Asrama Polisi (Aspol) Polsek Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/9/2026). Kobaran api membakar sejumlah rumah yang berada di kawasan hunian tersebut.
Sedikitnya 12 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kebakaran. Mereka harus meninggalkan rumah dan sebagian di antaranya membutuhkan tempat tinggal sementara.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kota Lama Semarang. Api sempat membesar dan menimbulkan kepulan asap yang terlihat dari sekitar lokasi.
Penghuni Berhamburan Selamatkan Diri
Saat kebakaran terjadi, para penghuni berupaya menyelamatkan diri sekaligus mengamankan barang-barang yang masih memungkinkan untuk dikeluarkan dari rumah.
Sejumlah kendaraan yang berada di sekitar kompleks juga dipindahkan untuk menghindari dampak kobaran api. Kendaraan ambulans milik Samsat Semarang Utara turut dievakuasi dari kawasan asrama.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi memastikan seluruh penghuni yang terdampak berhasil menyelamatkan diri.
“Untuk korban sementara belum ada. Dari 12 KK ini semuanya adalah korban kebakaran, tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka,” kata Heri.
Api Berhasil Dipadamkan Sekitar Satu Jam
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.43 WIB. Kondisi bangunan yang berdiri berdekatan membuat api berpotensi merambat ke rumah lainnya.
Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan warga kemudian melakukan penanganan untuk mengendalikan kobaran api.
Setelah proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB.
Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Tantri Pradono membenarkan adanya kebakaran rumah hunian di kompleks Aspol Polsek Semarang Utara tersebut.
12 KK Harus Mengungsi
Pasca-kebakaran, warga yang rumahnya terdampak harus mencari tempat tinggal sementara. Sebagian penghuni disebut ditampung di aula yang berada tidak jauh dari kompleks asrama.
Sementara penghuni lainnya memilih tinggal sementara di rumah keluarga.
Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menghitung kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Mengenai penyebab kebakaran, polisi belum memastikan sumber api secara definitif.
Dugaan awal mengarah pada kelalaian, namun penyidik masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui faktor yang menjadi pemicu kebakaran.
“Hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian. Tapi kita belum tahu akibatnya karena apa, kita masih dalam penyelidikan,” ujar Heri.
Kompleks Aspol Polsek Semarang Utara diketahui dihuni sekitar 70 KK yang tersebar di 12 RT. Kepadatan bangunan membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat agar api tidak meluas ke kawasan hunian lainnya.
Beruntung, petugas bersama warga berhasil mengendalikan kobaran api sehingga kebakaran tidak menjalar ke seluruh kompleks.(æ/red)