BOGOR,BeritaTKP– Kasus kematian seorang guru sekolah dasar (SD) swasta asal Depok, Arifianti, hingga kini masih menyisakan tanda tanya. Sembilan bulan setelah jasad korban ditemukan di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, polisi masih memburu terduga pelaku.

Arifianti ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (6/12/2025) malam. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tangan terikat. Peristiwa tersebut kemudian ditangani Polres Bogor dan diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan, pihaknya masih melakukan upaya pencarian terhadap terduga pelaku.

“Masih dilakukan, dicari (terduga pelaku),” ujar Anggi, Senin (31/8/2026).

Polisi menyebut identitas terduga pelaku sebenarnya telah dikantongi. Namun, hingga kini keberadaannya belum berhasil ditemukan.

Sempat Terlihat Dibonceng Sepeda Motor

Kasus tersebut bermula ketika seorang saksi melihat korban dibonceng menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam. Saat itu, kondisi tangan korban disebut dalam keadaan terikat, sementara kakinya terseret di aspal.

Saksi sempat menegur pengendara yang membawa korban. Namun, teguran tersebut tidak dihiraukan dan kendaraan terus melaju.

Kapolsek Gunung Putri saat itu, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, menyebut kondisi korban dan keterangan saksi menguatkan dugaan adanya tindak pidana pembunuhan.

“Kalau dugaan, iya (korban pembunuhan),” jelas Robby.

Terduga Pelaku Diduga Teman Dekat Korban

Dalam penyelidikan berikutnya, polisi mengarah kepada seorang terduga pelaku yang diduga merupakan teman dekat korban sekaligus sesama profesi sebagai guru di salah satu sekolah swasta di Kota Depok.

Polisi bahkan telah melayangkan surat panggilan sebanyak tiga kali. Namun, terduga pelaku ternyata sudah tidak berada di rumah sejak kasus tersebut menjadi perhatian publik.

Polisi kemudian menetapkan terduga pelaku sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Hingga kini, upaya pencarian masih dilakukan. Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh motif dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasus ini menjadi perhatian karena telah berjalan selama sembilan bulan, tetapi keberadaan terduga pelaku belum berhasil ditemukan.(æ/red)