MAUMERE, BeritaTKP.com – Sebuah insiden berdarah terjadi di Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria berinisial GH (27) tewas setelah terlibat cekcok dengan seorang petani berinisial TK (36). Tak hanya GH, seorang rekan korban berinisial F (26) juga kini tengah kritis akibat luka tusuk yang dideritanya.

Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika rombongan korban, termasuk GH dan F, mendatangi kediaman TK di Desa Heopuat. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta penjelasan mengenai dugaan pemukulan yang dilakukan TK terhadap F di Pasar Wairkoja sebelumnya.

“Para korban datang ke lokasi dengan maksud mempertanyakan insiden pemukulan. Namun, niat baik tersebut justru memicu adu mulut hingga terjadi keributan hebat,” ujar Leonardus, Minggu (12/7/2026).

Suasana yang memanas membuat pelaku kehilangan kendali. Ia diduga mencabut sebilah pisau dan melancarkan serangan kepada kedua korban. Akibatnya, GH mengalami luka tusuk fatal di bagian perut yang menyebabkan ia meninggal dunia. Sementara itu, F mengalami luka tusuk serius pada bagian dada kiri.

Saat ini, F masih menjalani perawatan intensif di RSUD TC Hillers Maumere. Pihak keluarga korban yang tidak terima dengan kejadian tersebut segera melaporkan kasus ini ke Polsek Kewapante.

Respon cepat dilakukan pihak kepolisian. Tak lama setelah kejadian, terduga pelaku berhasil diringkus oleh aparat setempat.

“Pelaku sudah kami amankan dan kini telah dijebloskan ke sel tahanan Polres Sikka. Saat ini, penyidik masih bekerja mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk mendalami motif pasti dan melanjutkan proses hukum terhadap pelaku,” pungkas Leonardus.(æ/red)