Jaksel, BeritaTKP.com – Polisi memasang garis pembatas di lokasi ledakan proyek galian pipa air bersih di Jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. Insiden tersebut menyebabkan dua pekerja mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan pemasangan garis polisi dilakukan untuk mengamankan tempat kejadian perkara atau TKP setelah ledakan terjadi.

“Saat ini, petugas juga telah memasang police line untuk mengamankan TKP,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2026.

Budi menjelaskan, setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, petugas langsung bergerak ke lokasi. Dua pekerja yang mengalami luka bakar di bagian wajah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RS Fatmawati untuk mendapatkan perawatan medis.

“Petugas langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi dua pekerja yang mengalami luka bakar di wajah. Korban langsung dibawa ke IGD RS Fatmawati untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Polisi memastikan kedua korban mendapatkan pertolongan dengan cepat. Selain itu, lokasi proyek juga tetap dipantau untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Budi turut mengimbau masyarakat sekitar agar tetap tenang dan segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau warga sekitar tetap tenang dan segera melaporkan setiap potensi bahaya melalui Call Center 110 agar penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen, menjelaskan bahwa ledakan terjadi saat petugas sedang melakukan pengecekan pada galian pipa air bersih. Saat proses pengeboran berlangsung, alat yang digunakan diduga mengenai kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN.

“Galian pipa air bersih. Mau dicek kembali, jadi sebelum dikerjakan, ternyata di situ ada juga kabel PLN. Kenalah sama breaker itu. Kabel tegangan tinggi, meledak di situ,” ujar Gusprihatin.

Ia membenarkan bahwa kabel yang terkena alat pengeboran merupakan kabel bertegangan tinggi. Benturan antara alat kerja dan kabel tersebut kemudian memicu ledakan di lokasi galian.

“Benar, kabel tegangan tinggi,” tuturnya.

Akibat insiden itu, dua pekerja mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis. Polisi kini masih melakukan pengamanan serta pengecekan di lokasi untuk memastikan penyebab pasti ledakan dan menjaga agar area proyek tetap aman.(æ/red)