BANDAR LAMPUNG, BeritaTKP.com — Penyelidikan kasus penembakan terhadap Brigpol Anumerta Arya Supena, anggota Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, mulai menemukan titik terang. Polisi menyebut identitas para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor hingga menewaskan korban mulai mengerucut.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa tim khusus gabungan yang dibentuk Kapolda Lampung masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Penyelidikan diperkuat dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi serta analisis terhadap modus kejahatan yang dilakukan.
Menurut Yuni, keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa semakin memperjelas arah penyelidikan. Polisi juga mencocokkan keterangan tersebut dengan pola aksi para pelaku saat melakukan pencurian kendaraan bermotor.
Untuk mempersempit ruang gerak pelaku, Polda Lampung mengerahkan jajaran Polres dan Polsek untuk melakukan penyekatan di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan agar para pelaku tidak keluar dari wilayah Lampung.
Yuni menyebut tim gabungan telah menyisir berbagai lokasi selama tiga hari terakhir. Namun, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci titik-titik pencarian yang telah dilakukan demi kepentingan penyelidikan.
Terkait senjata api milik korban yang sebelumnya diduga hilang di lokasi kejadian, polisi menyatakan penanganannya masih menunggu hasil investigasi ilmiah. Proses tersebut dilakukan melalui metode scientific crime investigation dan melibatkan pemeriksaan forensik.
Polda Lampung memastikan pengejaran terhadap para pelaku masih dikendalikan oleh tim gabungan dari Jatanras Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, serta Polsek jajaran. Hingga saat ini, kepolisian belum melibatkan Polda lain dalam proses perburuan tersebut.
Sebelumnya, Brigpol Arya Supena gugur setelah berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di halaman parkir sebuah toko roti di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, pada Sabtu pagi, 9 Mei 2026.
Peristiwa itu terjadi saat korban baru saja lepas piket dan singgah ke lokasi untuk membeli roti. Saat berada di area parkir, korban memergoki pelaku yang diduga sedang mengutak-atik lubang kunci sepeda motor milik karyawan toko.
Korban kemudian berupaya menghentikan aksi pelaku. Dalam kejadian itu, sempat terjadi pergulatan antara korban dan pelaku. Saat terdesak, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan menembak korban dari jarak dekat.
Brigpol Arya sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Polda Lampung memastikan penyelidikan masih terus berjalan untuk menangkap para pelaku dan mengungkap secara terang rangkaian peristiwa tersebut.(æ/red)





