
Bontang, BeritaTKP.com – Polres Bontang, Kalimantan Timur, mengungkap kronologi sementara terkait meninggalnya seorang pria yang diduga mencuri buah mangga di salah satu rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 03.00 Wita.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban bersama seorang rekannya diduga mendatangi lokasi untuk mengambil buah mangga. Saat itu, korban disebut naik ke atas pohon, sementara rekannya menunggu di bawah. Namun, aksi keduanya diketahui oleh pemilik rumah hingga diteriaki maling.
Kanit Pidum Polres Bontang, Ipda Markus Parulian Sihotang, menjelaskan bahwa korban diduga terkejut saat diteriaki maling. Korban kemudian melompat dari atas pohon dan terjatuh.
“Yang meninggal ini naik ke atas pohon, sedangkan temannya menunggu di bawah. Saat diteriaki maling, keduanya terkejut lalu korban melompat dari atas pohon,” ujar Ipda Markus dalam keterangannya.
Menurut Markus, korban jatuh ke arah belakang hingga kepala bagian belakangnya diduga menghantam sudut pondasi pagar rumah warga. Kejadian tersebut disebut turut disaksikan oleh rekan korban yang berada di bawah pohon.
Setelah terjatuh, korban sempat berusaha berdiri, namun kembali terjatuh. Rekannya sempat mencoba membopong korban, tetapi karena tidak kuat, ia kemudian meninggalkan korban dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Temannya melihat korban sempat mencoba berdiri tapi jatuh lagi. Dia sempat mencoba membopong korban, tapi karena tidak kuat akhirnya ditinggalkan lalu melarikan diri,” jelas Markus.
Usai menerima laporan dari pihak keluarga korban, Polres Bontang kemudian melakukan prarekonstruksi pada 9 Mei 2026. Prarekonstruksi tersebut dilakukan dengan menghadirkan warga sekitar serta rekan korban untuk mencocokkan keterangan dengan kondisi di lokasi kejadian.
Selain menyelidiki penyebab kematian korban, polisi juga menangani laporan lain yang berkaitan dengan dugaan penganiayaan dan perusakan pascainsiden tersebut. Kepolisian masih mendalami perkara ini untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan setiap persoalan hukum kepada pihak berwenang. Proses penyelidikan masih terus berjalan guna memastikan fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut.(æ/red)





