Dokter spesialis anak yang menangani korban, dr. Sulaiman Arigayota, Sp.A

Jakarta, BeritaTKP.com – Bocah berinisial NS (12) di Sukabumi yang meninggal dunia dan diduga menjadi korban penganiayaan, sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Jampangkulon. Dokter yang menangani korban mengungkap adanya sejumlah luka di berbagai bagian tubuh korban.

Dokter spesialis anak RSUD Jampangkulon, dr. Sulaiman Arigayota, Sp.A, menjelaskan korban dibawa keluarganya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi yang memerlukan penanganan segera.

“Pasien datang dibawa keluarga ke IGD. Saat pertama kali masuk, dilakukan penilaian triase untuk menentukan tingkat kegawatdaruratannya,” ujar Sulaiman.

Setelah melalui proses triase, korban ditangani dokter IGD dengan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari anamnesis (wawancara medis), pemeriksaan fisik, hingga pengecekan tanda-tanda vital.

Ditemukan Beragam Jenis Luka

Dari hasil pemeriksaan awal, tim medis menemukan sejumlah luka dengan variasi kondisi di tubuh korban.

“Kami menemukan beberapa luka dengan bentuk berbeda, mulai dari luka lecet, luka lebam, ada luka yang sudah sedikit mengering. Kemudian ada luka yang terkesan melepuh seperti luka bakar,” jelas Sulaiman.

Tim medis saat itu memprioritaskan penanganan sistem pernapasan korban mengingat kondisinya yang dinilai gawat.

Kasus kematian NS kini tengah dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kematian serta dugaan tindak kekerasan yang dialami korban.

Hasil pemeriksaan medis menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengungkapan perkara tersebut.(æ/red)