Metro, BeritaTKP.com – Seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual sayur ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke saluran irigasi di wilayah Bantul Bedeng 25, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Senin (19/1/2026), setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.
Korban diketahui bernama Arif (25), warga Bantul, Kota Metro. Jasadnya ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian, terbawa arus ke arah hilir saluran irigasi.
Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban ditemukan menjelang siang hari setelah dilakukan penyisiran intensif.
“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasinya sekitar tiga kilometer dari titik awal yang diduga menjadi tempat korban terjatuh,” ujar Deden, Selasa (20/1/2026).
Diduga Terjatuh Pagi Hari
Berdasarkan informasi awal, peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke BPBD Kota Metro, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Lampung.
Menindaklanjuti laporan itu, tim rescue Basarnas Lampung langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB. Setelah berkoordinasi dengan unsur terkait, pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran irigasi ke arah hilir.
SAR Gabungan Turun Tangan
Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, antara lain Basarnas Lampung, Polres Kota Metro, TNI, BPBD Kota Metro, relawan, serta warga setempat. Upaya bersama tersebut akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 11.20 WIB.
Korban ditemukan pada koordinat 5°09’16” Lintang Selatan dan 105°18’41” Bujur Timur. Setelah dievakuasi, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi Dihentikan, Keluarga Diberi Pendampingan
Basarnas Lampung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.
“Kami turut berduka cita dan menyampaikan empati kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan,” ucap Deden.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur SAR dikembalikan ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar saluran air dan irigasi, terutama pada pagi hari dengan kondisi lingkungan yang licin dan minim pengawasan.(æ/red)





