GRESIK, BeritaTKP.com – Di tengah kesibukan masing-masing dalam mengemban amanah, Fikul Humam Hasbi (dikenal akrab sebagai Mas Ceper), Ketua Laskar Pantura Daendels Bersatu, dan Waliyur Rahman (Gus Rahman), Ketua PENGDA Jawa Timur, baru-baru ini bertemu dalam silaturahmi yang juga menjadi momen reuni emosional setelah bertahun-tahun terpisah. Pertemuan yang berlangsung di kediaman Gus Rahman di Gresik itu tidak hanya sekadar bertukar kabar, tetapi juga menjadi wadah untuk membahas sinergi kerja guna kemajuan wilayah pesisir utara Jawa Timur.
Tidak banyak yang mengetahui bahwa kedua tokoh ini telah menjalin persahabatan sejak masa muda, bahkan sebelum masing-masing menginjak dunia organisasi dan bisnis. “Kita dulu sering berkumpul bareng, berbagi cerita dan impian. Seiring waktu, kesibukan membuat kita jarang bertemu, tapi ikatan sahabatnya tidak pernah pudar,” ujar Humam sembari tersenyum, mengingat masa lalu bersama Gus Rahman.
Laskar Pantura Daendels Bersatu yang didirikan beberapa tahun lalu telah semakin melebarkan jaringan anggotanya ke beberapa kota di wilayah pesisir utara Jawa Timur, seperti Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. Akhir-akhir ini, organisasi ini menjadi topik pembicaraan karena kontribusinya dalam membantu penegakan aturan di jalan raya dan memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan lembaga pemerintah. Humam sendiri adalah putra Desa Larangan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, yang juga berprofesi sebagai pengusaha Clay dan pemilik OM Putra Perdana – sebuah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan logistik. Sebelum itu, beliau juga termasuk salah satu pemrakarsa Ormas Projo di wilayah Pantura pada awal tahun 2010-an, yang saat itu fokus pada pemberdayaan masyarakat muda.
Sementara itu, Gus Rahman yang sangat dikenal di kalangan santri dan pondok pesantren di Gresik dan Lamongan, membawa jejak keluarga yang kaya akan sejarah. Beliau adalah putra almarhum KH. Ali Hasan Asy’ari – mantan Kepala Dinas Agama dan Bendahara Umum Masjid Agung Kabupaten Gresik pada era Bupati KH. Robbach Ma’shum, seorang tokoh agama yang sangat dihormati. Seperti pepatah “jatuhnya buah tidak akan jauh dari pohon induknya”, Gus Rahman mengikuti jejak ayahnya yang sangat dekat dengan para ulama, kyai, habib, dan berbagai pondok pesantren di wilayah tersebut. Beliau juga pernah menjabat sebagai Bendahara Umum DPD LPM-UMKM Kabupaten Gresik dan Bendahara Partai Demokrat Kabupaten Gresik, selain berprofesi sebagai pengusaha tambang Dolomite, Bentonite, dan Feldspar yang telah beroperasi selama lebih dari sepuluh tahun.
“Cicit KH. Asy’ari ini bercerita, Humam atau Mas Ceper ini adalah saudara, sahabat, dan juga rekan kerja kami sejak lama. Sekarang Alhamdulillah, beliau dipercaya memegang amanah sebagai Ketua Laskar Pantura Bersatu Wilayah Daendels di pesisir utara. Saya sangat bangga melihat perkembangannya yang luar biasa, dan organisasi yang dia pimpin benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Gus Rahman dalam percakapan dengan wartawan yang hadir saat silaturahmi.
Humam juga menambahkan perspektifnya tentang peran Laskar Pantura Daendels Bersatu. “Kita tidak hanya bekerja di jalan raya, tapi juga berusaha membantu menyelesaikan masalah sosial di masyarakat pesisir, seperti pemberdayaan pemuda dan peningkatan kesadaran tentang keamanan. Kami selalu berusaha bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga lainnya, bukan sebagai pengganti, tapi sebagai mitra,” katanya.
Ia menambahkan harapan agar Laskar Pantura Daendels Bersatu dapat semakin kuat dan berdaya guna. “Semoga dengan hadirnya teman-teman Laskar Pantura, kita bisa membantu kelancaran dan penegakan aturan jam berlalu lintas, serta batasan muatan armada yang harus memakai penutup atau terpal. Selain itu, kita juga ingin berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pesisir. Semuanya demi tercapainya situasi yang lebih kondusif dan baik ke depannya,” tutup Gus Rahman, yang juga menjanjikan akan selalu mendukung gerakan yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
Setelah silaturahmi selesai, kedua tokoh itu sepakat akan sering melakukan pertemuan lagi untuk membahas langkah-langkah kolaborasi lebih lanjut, terutama dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan infrastruktur di wilayah pesisir.(Imam)





