Tulungagung, BeritaTKP.com – Polsek Ngunut Polres Tulungagung mendatangi TKP adanya orang meninggal dunia usai tertabrak kereta api.
Lokasi kejadian di perlintasan atau Jalur Kereta Api KM 148 + ¾ (Area Persawahan) masuk Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Korban diketahui bernama Sringatin perempuan (73) warga Dusun Jenon Desa Kromasan Kecamatan Ngunut, Tulungagung.
“Pada hari Selasa, tanggal 3 Juni 2025, sekira pukul 05.30 WIB, petugas jaga KA SPKT Polsek Ngunut telah menerima laporan dari Danru Polsuska KAI (Kereta Api Indonesia) yang menerangkan bahwa di Perlintasan atau Jalur Kereta Api KM 148 + ¾ (Area Persawahan) Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut telah terjadi kecelakaan atau orang tertabrak Kereta Api CL Malabar Jurusan Bandung – Malang dengan nomor Kereta Api : CC 2061314 yang mengakibatkan Korban meninggal dunia di TKP”, terang Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasihumas Ipda Nanang, Selasa (03/06/2025).
Menerima adanya laporan orang tertabrak kereta, personil Polsek Ngunut langsung menuju TKP.
“KA SPKT bersama dengan anggota piket fungsi mendatangi TKP, pada saat berada di TKP ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi Jenazah korban terpental kearea persawahan atau sebelah utara perlintasan Kereta Api yang berjarak kurang lebih 5 meter”, ungkap Kasihumas.
“Posisi korban telungkup, diduga titik awal korban tertabrak Kereta Api yang selanjutnya korban terpental kurang lebih sejauh 100 meter didekat perlintasan Kereta Api kearah timur”, sambungnya.
Polsek Ngunut kemudian menghubungi SPKT dan Inafis Polres Tulungagung untuk dilakukan olah TKP.
“Dari saksi saksi di dapat keterangan bahwa sebelum tertabrak Kereta Api saat itu korban menyeberang di perlintasan kereta api dari arah selatan menuju kearah utara, hal ini di kuatkan di sekitar TKP ditemukan adanya tanaman padi yang roboh di sebelah selatan perlintasan kereta api yang diduga diinjak oleh korban (terdapat bekas kaki), sebelum korban tertabrak Kereta Api CL Malabar Jurusan Bandung – Malang”, kata Kasiumas.
“Setelah dilakukan olah TKP, korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung”, tandas Ipda Nanang. (xoxo)





