
Malang,Berita TKP.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17 miliar untuk penanganan drainase pada 2025.
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan penanganan drainase ini karena ada beberapa lokasi yang masih terjadi genangan air saat hujan deras.
“Ya seperti di jalan utama Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon, pakis, Sumbermanjing Wetan, hingga Tirtoyudo,” kata pria dengan sapaan Oong belum lama ini.
Oleh karena itu, pemerintah desa dan kecamatan mangajukan pembangunan drainase di beberapa titik yang disebutkan. Di tahun ini, Oong menyebutkan akan ada 75 titik penanganan drainase yang tersebar di 33 kecamatan.
“Penanganan dilakukan secara bertahap, seperti di Desa Panggungrejo, kalau hujan deras genangan airnya lebih cepat surut karena terbuang ke Sungai Metro,” jelasnya.
Selain itu, ia menyebutkan di salah datu titik di Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan telah dibangun drainase. Sebelumnya, di titik ini sering terjadi langganan banjir.
“Sekarang sudah kami selesaikan, warga berterimakasih karena bertahun-tahun selalu banjir,” tandasnya.
Lebih lanjut, Oong menjelaskan bahwa pembangunan drainase merupakan rencana penanganan jangka pendek.
Upaya jangka panjang yang perlu dilakukan oleh pemerintah yaitu pengembangan sistem pengelolaan air hujan dan penanaman vegetasi atau penghijauan.
“Kami juga akan meningkatkan koordinasi antar intansi dan stakeholder untuk melakukan pemantauan dan evaluasi rutin, mengoptimalkan penggunaan teknologi dan inovasi, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam merawat drainase di lingkungannya itu juga penting,” tukasnya.(red/imm)





