Surabaya, BeritaTKP.com – Hujan lebat disertai angin kencang melanda Surabaya pada Kamis (13/2/2025). Dampak dari hujan lebat dan angin kencang itu mengakibatkan sebuah bangunan menjadi roboh. Diketahui bangunan itu merupakantembok pembatas antara toko bangunan dengan SPBU 54.601.75 yang berada di Jalan Tanjungsari Surabaya.

Dalam insiden itu terdapat dua orang yang tengah mengantre membeli bahan bakar di SPBU tersebut seketika tertimpa tembok bangunan roboh itu. Sekitar pukul 17.34 WIB, puing-puing bangunan hingga atap masih berserakan di halaman SPBU. Lalu ada satu motor yang tertimpa puing-puing dekat tangki SPBU nomor satu.

Salah satu petugas SPBU Ade Risky (24) mengatakan, bahwa tembok tersebut roboh sekitar pukul 15.00 WIB lebih saat adanya angin kencang dan office boy (OB) SPBU melihat puing-puing toko bangunan beterbangan.

“Sekitar pukul 15.00 WIB kurang lebih mendung gelap hingga turun hujan deras. Lalu tidak lama petugas OB melihat dari arah sana ada puing-puing bertebangan, dari arah selatan. Anginnya tambah kencang, hujannya tambah deras,” kata Risky di lokasi SPBU Tanjungsari, Kamis (13/2/2025).

Tak lama kemudian tembok toko bangunan tiba-tiba roboh. Saat itu tak jauh dari tembok roboh, ada dua pembeli BBM yang sedang mengantre hingga tertimpa bangunan.

“Anginnya kencang terus temboknya roboh. Ada ibu-ibu minta tolong kareana ada yang kejatuhan puing-puing, kita langsung evakuasi langsung daripada nanti takunya enggak terselamatkan. Tadi dibantu warga. Korbannya dua, satu luka ringan, satu luka berat,” ujar Risky.

“Korbannya adalah konsumen semua, yang saat itu antre pakai motor, cowok semua. Ketimpa sebagian luka sobek paha, satunya kayak patah tulang. Tadi ada dua korban satu luka ringan dan luka berat. Motor masih disana vario matic, satunya kurang tau. Kurang jelas karena tertimbun,” jelas Risky.

Dua korban yang tertimpa bangunan itu langsung dilarikan ke RS Husada Utama Surabaya setelah dievakuasi. Korban tersebut ialah Tirra Candra (15), warga Kelurahan/Kecamatan Sambikerep, Surabaya mengalami luka parut kaki kiri dan nyeri bagian kaki sebelah, dan Abdul Wasik (24), warga Kecamatan Krembangan, Surabaya mengalami luka robek bagian kaki sebelah kanan dan dislokasi.  (sy/red)