
Probolinggo, BeritaTKP.com – Seorang pria bernama Soleh Pebriansyah (28), warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Porbolinggo, harus berurusan dengan kepolisian usai nekat mencuri burung seharga jutaan rupiah. Hal itu terpaksa dilakukan olehnya agar tetap bisa menghidupi istri dan keempat anaknya.
Pria yang bekerja sehari-hari sebagai penjual es teh tersebut beraksi di dua lokasi yang berbeda, yakni di rumah Khoirul Anwar (35) warga Desa Patokan dan di rumah Alex Syarifuddin (39) warga Perum WPS Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Namun tanpa dia sadari, pencurian yang dilakukan pada Sabtu (29/4/2024) pukul 05.00 WIB tersebut terekam kamera CCTV di lokasi kejadian.
“Selain video rekaman CCTV di lokasi kejadian kami mengamankan pelaku karena kecocokan kaos yang dipakai saat mencuri. Pelaku kemudian langsung kami bawa ke mapolsek,” kata Kanit Reskrim Polsek Kraksaan Ipda Djuwantoro Setyowadi, Selasa, (23/4/2024).
Berdasarkan hasil penyelidikan, Ipda Setyo mengatakan bahwa pelaku mengaku mencuri sejumlah burung dengan harga yang cukup mahal. “Dari 2 korban ini yang dicuri itu burung jenis murai batu dan cucak ijo yang kalau dijual memang tergantung kualitas suara burungnya, kalau suara bagus ya semakin mahal. Kebetulan yang dicuri pelaku ini diperkirakan seharga Rp5 juta per ekor,” ungkap Setyo.
Soleh Pebriansyah sang pencuri burung mengaku terpaksa mencuri burung-burung peliharaan itu karena terhimpit ekonomi. Terlebih, dirinya hanya berjualan es teh dan harus menghidupi istri dan 4 anaknya. Burung yang dicuri itu akan dia jual untuk menghidupi keluarganya.
“Setiap harinya saya berjualan es teh, tidak cukup untuk kebutuhan anak-anak dan istri saya. Saya punya 4 anak, dan rencananya burung yang saya curi akan saya jual dan hasil penjualannya akan saya belikan kebutuhan anak-anak dan istri sehari-hari,” ujarnya. (Din/RED)





