
Jombang, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial AB, warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang yang dilaporkan hilang misterius di dam karet Sungai Brantas setempat, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada pencarian hari ketiga, Rabu (17/4/2024).
Korban ditemukan setelah pintu Dam Karet atau bendungan Menturus dibuka, berjarak sekitar 270 meter dari TKM (tempat kejadian musibah). Jasad Anton mengambang di tepi sungai terpanjang di Jawa Timur tersebut. Selanjutnya, tim SAR gabungan mengevakuasi jasad ke atas tanggul.
Karena permintaan keluarga, jasad warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben itu dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang.
Adhie Dwi S, Dantim (Komandan Tim) Basarnas menjelaskan, awalnya tim kesulitan untuk menemukan korban. Karena hingga wilayah Kabupaten Mojokerto dilakukan penyisiran, jasad Anton tak kunjung ditemukan. Tim kemudian melakukan koordinasi. Hasilnya, ada dugaan jasad tersebut berada di sekitar pintu air atau dam.
Pasalnya, di tempat tersebut terdapat pusaran air yang cukup deras. Sehingga kuat dugaan jasad korban tersangkut di bawah pusaran itu. Tim kemudian melakukan koordinasi dengan petugas pintu air dan meminta izin agar pintu tersebut dibuka.
Permintaan tersebut dikabulkan dengan syarat, dibukanya pintu air tidak terlalu lama. Yakni maksimal 30 menit. Walhasil, beberapa saat setelah pintu air dibuka, tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial AB (40), warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, dilaporkan hilang misterius di dam karet Sungai Brantas setempat, Senin (15/4/2024).
Sebelumnya, AB diketahui naik sepeda lipat menuju Sungai Brantas. Warga menduga, AB hilang ditelan arus Sungai Brantas. Karena satu jam setelah turun, yang bersangkutan tidak kelihatan batang hidungnya. Sedangkan sepeda lipat warna biru muda kombinasi putih masih tergeletak di tanggul sungai. (Din/RED)





