Surabaya, BeritaTKP.com – Mapolsek Kenjeran amankan 8 orang remaja yang diduga terlibat aksi tawuran di kawasan Jembatan Suroboyo, di sekitar Pantai Kenjeran Lama, pada Minggu (23/10/2022) kemarin. Sebelumnya polisi mengamankan 6 orang remaja, namun tak lama kemudian bertambah lagi 2 orang.
Akibat kejadian itu, korban berinisial NR (19) asal Karanggayam tewas dengan sejumlah luka senjata tajam (sajam) di tubuhnya. Korban mengalami pendarahan hebat karena luka sajam di bagian leher dan punggung. “Korban mengalami luka senjata tajam dibeberapa bagian tubuhnya,” kata AKP Suryadi, Kanitreskrim Polsek Kenjeran.
Berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan, korban ditemukan warga dengan kondisi bersimbah darah tergelatk di sekitar Jembatan Suroboyo. Korban kemudia dievakuasi oleh tim medis menuju RS Unair Surabaya. Namun setibanya di rumah sakit, nyawa korban sudah tak tertolong. Jenazahnya kemudian dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo.
“Kami masih tunggu hasil data Inafis. Apakah korban meninggal saat perjalanan, di lokasi atau di RS? Namun saat itu di RS Orban sudah meninggal dengan sejumlah luka senjata tajam,” imbuhnya.
Sedangkan ditanya soal antisipasi kejadian serupa terulang, Suryadi mengatakan pihaknya akan terus gencar melakukan patroli dan rutin menggelar kring reserse. “Kami setiap hari di jam jam rawan dan lokasi rawan melakukan patroli rutin,” tegas Suryadi.
Disinggung apakah pihaknya kecolongan dengan kejadian yang membuat nyawa orang melayang, Suryadi menjelaskan bahwa upaya pencegahan sudah dilakukan caranya dengan menyisir lokai rawan. “Kami keliling terus setiap hari, terutama pada malam Minggu. Kamu sisir lokasi lokasi dimana biasanya dijadikan tawuran maupun balap liar,” paparnya.
Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua untuk ikut andil mengawasi anaknya agar tidak sampai terlibat dengan hal hal yang tidak diinginkan. (Din/RED)






