Banyuwangi, BeritaTKP.com – Akibat banjir, banyak dokumen penting ratusan warga menjadi rusak. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dispendukcapil membuka layanan memperbaiki dokumen penting warga yang rusak akibat terendam air banjir.

Banjir yang melanda wilayah perkotaan Banyuwangi pada Senin (17/10/2022) lalu, merendam sebanyak 3 kelurahan. Masing-masing diantaranya adalah lingkungan Sutri Kelurahan Sobo, Lingkungan Rowo Kelurahan Pakis dan Perumahan Persona Alam Kelurahan Kertosari.

Banjir yang disebabkan dengan luapan air sungai tersebut, tidka hanya merendam ratusan rumah warga, tapi juga merusak belasan rumah hingga sejumlah dokumen penting milik warga.

“Kita siap menerima layanan perbaikan surat penting, pasti kita fasilitasi,” kata Kepala Dispendukcapil Banyuwangi, Djuang Pribadi, Kamis (20/10/2022) kemarin.

Menurut Juang, pelayanan perbaikan akan ditangani langsung Dispendukcapil Banyuwangi dengan mobil pelayanan keliling ke rumah warga terdampak banjir. “Kita berikan pelayanan secara langsung kepada warga,” ungkapnya.

Juang mengatakan, saat ini pihaknya tengah  berkoordinasi dengan 3 kelurahan yang terdampak agar mendata dokumen warga yang rusak akibat terendam banjir. “Supaya lurah atau lewat Ketua RT/RW setempat mendata warganya yang memang betul terdampak banjir kemarin, dokumennya hilang maupun rusak,” cetusnya.

Dalam pengurusan perbaikan dokumen rusak milik warga terdampak banjir itu, Juang memastikan tidak dipungut biaya sepeserpun. “Kita pastikan gratis tidak dipungut biaya. Jadi mulai KTP, KK, surat penting lainnya yang berkaitan dengan kependudukan dan catatan sipil bisa kita layani,” tegasnya.

Digelarkan program ini atas dasar keluhan dari salah satu warga di Lingkungan Sutri, Kelurahan Sobo yang terdampak banjir. Dalam keluhannya warga tersebut mengaku beberapa dokumennya yang penting rusak terendam air banjir.

Seperti yang dialami Sunarmi (50), warga setempat. Ia mengatakan, air luapan sungai Kali Sobo yang menggenangi pemukimannya Senin (17/10/2022) lalu, membuat dokumen penting miliknya ikut terendam.

Dokumen penting yang ikut terdampak itu seperti Kartu Keluarga (KK), ijazah, rapor anaknya, serta beberapa sertifikat penting lainnya. (Din/RED)